PLTS ITERA Resmi Beroperasi

KBRN, Bandar Lampung : Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Kamis siang resmi mengoperasikan Pembangkit Listrtik Tenaga Surya (PLTS) kapasitas 1 Megawatt-peak (MWp).

PLTS yang dibangun di atas lahan seluas 1 hektare tersebut menjadi laboratorium PLTS terbesar di Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk berbagai penelitian tentang energi terbarukan. Dengan beroperasinya PLTS tersebut, ITERA telah mampu memenuhi 50% kebutuhan energi listrik secara mandiri.

Peresmian pengoperasionalan Laboratorium PLTS 1 MWp ITERA dilakukan bersamaan dengan peresmian Indonesia Continuously Operating Reference Station (Ina-CORS) hasil kerja sama antara ITERA dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Peresmian dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang diwakili Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud Prof. Ir. Nizam, M.Sc., dan dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ir. Arifin Tasrif, secara dalam jaringan.

Dirjen Dikti Prof. Ir. Nizam, mengapresiasi pembangunan Laboratorium PLTS dan Ina-CORS ITERA. Hal tersebut menurut Nizam menjadi wujud nyata keberhasilan perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi dengan stakeholder yaitu pemerintah, BUMN, dunia industri, dan masyarakat.

“Sinergi pentahelik adalah sebuah keniscayaan untuk wewujudkan kampus menjadi mata air dalam pengemabangan IPTEK untuk industri. ITERA dapat mewarnai pembanguan di Provinsi Lampung dan membawa kemajuan untuk daerah dan Indonesia,” ujar Nizam (07/01/2021).

 Sementara itu menteri Enegri Sumber Daya Mineral (ESDM) RI ) Ir. Arifin Tasrif berharap pembangunan PLTS groundmontaid di ITERA yang juga Laboratorium PLTS terbesar di Indonesia tersebut mampu mendorong bangsa Indonesia menguasai teknologi PLTS.

“Dengan beroperasinya Laboratorium PLTS ITERA, semoga membuka cara berfikir kita dalam menghadapi masa depan yang bersih dengan pemanfaatan energi bersih efesiensi energi,”ungkpanya.

Ditempat yang sama Rektor ITERA Prof. Dr. Ofyar Z Tamin juga berterima kasih atas pendirian Ina-CORS yang dibangun oleh Badan Informasi Geospasial di kampus ITERA.

Nantinya lanjut Ofyar Z Tamin, stasiun ini akan dimanfaatkan baik oleh dosen, mahasiswa, dan peneliti untuk mendukung kegiatan tri dharma ITERA.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00