SMKN 1 Bandar Lampung Canangkan Ujian Menggunakan Android

KBRN, Bandar Lampung : Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  (SMKN) 1 Bandar Lampung menggelar ujian perdana dengan menggunakan handphone android.

Kepala SMKN 1 Bandar Lampung Edy Hardjito saat ditemui disekolah , Selasa (03/12/2019) mengatakan SMKN 1  pada Penilaian Akhir Semester (PAS) atau ujian ini menggunakan smartphone. Menurutnya penggunaan android tersebut dalam rangka menyambut lonching smart school berjaya, yang merupakan gagasan penerapan mutu pendidikan termasuk android yang digunakan milik siswa tersebut.

Dengan soal yang diujikan sekitar 40 hingga 50 soal yang dibuat oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang dimulai ujian saat ini  hingga 10 Desember mendatang. Lebih lanjut Edy Hardjito berharap dengan adanya ujian berbasis smartphone tersebut dapat digunakan secara menyeluruh disemua sekolah yang berbasis digital.

"Kita dari SMKN 1 Bandar Lampung tahun ini sengaja merintis pengerjaan ujian menggunakan metode berbasis android, harapannya ujian dengan smartphone ini bisa menyeluruh kepada semua sekolah, yang berbasis digital" Ujarnya

Disamping itu dengan adanya ujian menggunakan smartphone tersebut menurutnya untuk memudahkan guru dalam membuat soal ujian, dan menghindari terjadinya kebocoran soal. Sehingga  ujian juga bisa berjalan efektif dan soalnya berbasis pilihan ganda seperti ujian nasional.

Sementara itu, operator SMKN 1 Bandar Lampung Imam Mulyana mengatakan metode tersebut berbasis dengan token. Sebelum memulai ujian peserta wajib menyiapkan handphone yang memiliki jaringan internet bagus dan baterai penuh. Pihaknya juga menyediakan handphone bagi yang siswa yang tidak mempunyai alat ujian tersebut. Dengan kecepatan 100 Mbps yang masih menggunakan provider masing-masing sekolah.

Adanya kelebihan menggunakan android ini bahwa guru tidak lagi mengoreksi dan nilai langsung include. Serta tidak ada lagi perubahan nilai dalam sistem tersebut,  termasuk juga kecurangangan sangatlah minim, “Terangnya.

Sedangkan menurut Luciam Maghata siswi kelas XI  jurusan Tata Busana di SMKN 1 tersebut mengatakan sistem ujian menggunakan Smartphone sangat mempermudah dalam mengerjakan ujian. Hanya saja kendala yang dialmi selama dua hari ini secra langsung aplikasinya keluar dengan tiba-tiba.

"Jadi kami login masuk aplikasi itu lagi, mengerjakan diawal lagi soal tersebut. Itulah kendalanya sekarang ini," katanya

Namun Desi Isabela Khairunisa kelas XI justru mengatakan lebih menyukai dengan menggunakan sistem manual ketimbang smartphone, sebab dengan jaringan yang tidak normal menyulitkan dirinya dalam mengerjakan soal yang membuat tidak fokus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00