Si Manis Timun Suri Yang Kaya Manfaat

KBRN Bandar Lampung, Buah timun suri merupakan salah satu buah yang sering diburu saat bulan puasa. Buah yang berbentuk lonjong dengan warna hijau kekuningan ini, memiliki tekstur yang lembut juga mengandung banyak air, membuatnya sangat cocok untuk menjadi bahan olahan takjil seperti es buah.

Meski dinamakan timun ternyata timun suri tidak termasuk keluarga mentimun, melainkan lebih dekat ke keluarga labu-labuan seperti buah melon.

Saat bulan suci Ramadhan, para pedagang buah-buahan mulai menambah stok penjualan dengan timun suri sejak beberapa hari terakhir. Para pedagang mengaku berjualan timun suri sejak awal atau memasuki bulan ramadan menjadi strategi pemasaran.

Hal itu dilakukan untuk memberikan informasi kepada para konsumen jika timun suri tersedia di lapak berjualan mereka.

Bahkan, warga yang bukan berprofesi sebagai pedagang buah pun beralih profesi untuk menjajakan timun suri saat bulan suci Ramadhan karena dinilai mendatangkan keuntungan tersendiri.

Suradi salah satu warga yang jika di hari-hari biasa berprofesi sebagai pedagang jajanan anak sekolah, saat bulan suci Ramadhan, ia sengaja berdagang timun suri yang diperolehnya dari salah seorang saudaranya yang berprofesi sebagai pedagang timun suri.

“Jika bulan puasa ini jualan timun suri, untungnya lumayan, karena banyak yang cari”, jelas Suradi.

Suradi mengaku, timun suri jualannya, dibanderol dengan harga mulai 7.000 rupiah untuk ukuran kecil hingga 15.000 rupiah untuk ukuran yang besar.

“Kalo yang kecil dijual 7.000 rupiah saja, kalo yang besar sampe 15.000 ribu rupiah per buahnya”, tegas Suradi.

Jika menilik lebih dalam, nyatanya, timun suri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Dokter Ahli Gizi RSUD A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung, dokter Tuti Ernawati menjelaskan, selain bisa enak saat disantap, timun suri juga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Buah ini memuat beragam nutrisi seperti asam linoleat, vitamin A, vitami C, kalium, potasium, dan magnesium yang tinggi.

Menurut dokter Tuti Ernawati, sebagai sumber antioksidan, timun suri mengandung vitamin C, beta karoten, flavonoid, triterpen hingga lignan yang memiliki sifat anti-inflamasi.

“Vitamin C juga terkenal akan manfaat sistem kekebalan tubuh, dan beta karoten terbukti bermanfaat bagi penglihatan mata”, jelas Dokter Tuti Ernawati.

Seperti yang sudah diketahui anti oksidan memiliki kemampuan untuk membasmi radikal bebas di tubuh. Radikal bebas sering dikaitkan dengan berbagai penyakit berbahaya bagi tubuh manusia dan dapat dicegah oleh zat antioksidan.

Selain itu, menurut Dokter Tuti Ernawati, timun suri juga dapat membantu sistem pencernaan dan menghidrasi tubuh, timun suri mengandung banyak air dan serat melimpah, karena itu buah ini juga baik untuk sistem pencernaan. Teksturnya yang lembut membuat usus tidak keberatan untuk mencerna buah timun suri ini.

Buah timun suri juga bermanfaat sebagai detoksifikasi secara alami. Hal ini dikarenakan, timun suri mengandung air dan serat yang cukup tinggi, dimana hal tersebut dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh (detoksifikasi). Racun tersebut akan dibuang melalui sisa makanan, baik melalui urin ataupun feses.

Manfaat lainnya, timun suri juga dapat menjaga kesehatan ginjal.

“Timun suri mengandung berbagai mineral, vitamin, dan gabungan lainnya yang dapat membuat ginjal tetap sehat dan terlindungi dari berbagai serangan penyakit yang dapat mengganggu fungsi ginjal”, pungkas Dokter Tuti Ernawati.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00