Cegah Hoaks Dalam Pilkada, Bawaslu Gandeng Media dan Masyarakat

Bawaslu Menggelar Sosialisasi Hukum Mencegah Hoaks dan Berita Tidak Berimbang Dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, Jumat (25/9/2020)

KBRN, Bandarlampung : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung menggandeng media dan sejumlah elemen masyarakat untuk mencegah informasi dan berita hoaks dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) 9 Desember 2020.

Upaya pencegahan dilakukan dengan mengundang pers, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai organisasi mahasiswa hadir dalam sosialisasi hukum dengan tema "Mencegah Hoaks dan Berita Tidak Berimbang Pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung 2020," Jumat (25/9/2020).

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansah mengatakan pihaknya meminta masyarakat tidak menyebarkan berita tidak benar (hoaks), apalagi terhadap calon tertentu.

"Kita mengundang narasumber dari pihak Cyber Crime Polda Lampung untuk menyampaikan larangan terkait berita hoaks dan fitnah," jelas Candrawansah, usai membuka kegiatan sosialisasi di Bandarlampung, Jumat siang.

Sementara Kasubdit V Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung, KompolRahmad Mardian meminta seluruh calon kepala daerah (Calonkada) tidak melakukan kegiatan yang mengarah terhadap pelanggaran Undang-Undang ITE.

Menurutnya, calonkada harus berkampanye secara santun serta tidak menjelekan atau menjatuhkan satu sama lain.

"Calon maupun pendukung tidak perlu saling menjelekan di medsos. Tidak usah saling menghina, tidak usah menyebarkan ujaran kebencian. Karena kalau mau jujur, itu masuk ranah ITE," tegas Rahmad Mardian.

Dia menjelaskan, jika larangan dalam Undang-Undang ITE dilanggar, calon dan pendukung bisa dijerat 4 tahun pidana penjara atau denda Rp.750 juta.

Meskipun demikian Rahmad memastikan, proses hukum terhadap calonkada yang diduga melanggar UU ITE dilakukan setelah selesai Pilkada.

"Kita tidak ingin dianggap memihak atau tidak netral dalam pilkada jika proses hukumnya dilakukan saat tahapan pilkada berjalan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00