Bawaslu Temukan Kerumunan, Pengundian Nomor Urut Paslon Abaikan Protokol Kesehatan

Sejumlah undangan dalam Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Bandar Lampung tampak berkerumun/rri.co.id

KBRN, Bandarlampung : Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandarlampung menemukan kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan, dalam rapat pleno pengundian nomor urut pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota, Kamis (24/9/2020).

“Kami akan menindaklanjuti temuan kerumunan dalam rapat pleno pengundian nomor urut pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota, yang digelar KPU,” tegas Candrawansah.

Candra menyesalkan masih terjadinya kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak dalam tahapan Pilkada di Kota Bandarlampung.

“Temuan di lapangan berupa kerumunan tersebut akan dibahas dalam rapat pleno internal di Bawaslu, untuk menentukan keputusan yang nantinya akan diambil,” tandasnya.

Dia memastikan, kemungkinan besar pihaknya akan meminta keterangan dari KPU maupun pasangan calon, setelah pleno di Bawaslu dilakukan. “Ya bisa saja nanti kita panggil, KPU maupun pasangan calon,” pungkas Candrawansah.

Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Bandarlampung Fery Triatmojo menyataka, pelaksanaan rapat pleno pengundian nomor urut pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota sudah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Dalam kegiatan ini kami hanya mengundang pasangan calon, LO dan perwakilan partai politik,” jelas Fery.

Ia menjelaskan, dari kuota ruangan yang mampu menampung 300 orang, KPU hanya menggunakan sekitar 50 persen. “Jadi kami pastikan bahwa acara tersebut sudah sesuai dengan protokol kesehatan,” tegasnya.

Selain itu terkait fakta integritas penerapan protokol selama tahapan pilkada berlangsung, Fery juga mengaku sudah mengundang Satgas Penanganan Covid-19. “Namun hingga acara berlangsung Satgas tidak hadir,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00