Olahraga Tradisional Yang Tergabung Dalam  Kormi Lampung Terus Berkembang

Salah satu cabor di Kormi

KBRN Bandarlampung : Melalui Komisi Olahraga Tradisonal Kreasi dan Budaya (OTKB) Komite olahraga Rekreasi masyarakat Indonesia (KORMI) Lampung, Olahraga Tradisonal di Lampung Terus Bekembang.

Ketua Umum Kormi Lampung Ansori Djausal kepada RRI Senin (8/8/2022) mengatakan, perkembangan olahraga tradisional di Lampung semakin diminati masyarakat. Sebagai bukti saat ini telah banyak induk olahraga yang tergabung ke dalam Kormi.

Menurutnya masyarakat juga tahu bahwa Kormi juga merupakan wadah bagi induk olahraga sama seperti KONI, hanya saja yang sedikit membedakan KONI merupakan induk olahraga sedangkan Kormi olahraga rekreasi.

“Jadi Kormi pada dasarnya sebagai induk olahraga rekreasi masyarakat yang bersifat adat dan budaya. Sehingga prestasi yang diraih juga sekaligus pengembangan budaya yang ada dimasyarakat,”Ujar Ansori Djausal.

Sementara itu Ketua OTKB KORMI Lampung Andi Hajar mengatakan, berbagai tangkai olahraga tradisional yang tergabung di Kormi terus mengalami perkembangan yang pesat.

Dijelaskan juga bahwa semua olahraga tradisional yang sudah tergabung dengan kormi pusat maka untuk didarah juga bisa bergabung termasuk olahraga beladiri tradisional seperti pencak silat.

“Meski terbilang baru bergabung di KORMI Lampung, pencak silat tradisional Lampung mampu menghasilkan emas, selain olahraga bela diri Kungfu dan karate tradisonal di ajang Pornas ke VI 2022 yang dilaksanakan pada bulan Juni yang lalu,”Ujarnya menjelaskan.

Lebih lanjut Andi Hajar mengatakan, seperti yang diharapkan ketua Umum Kormi Lampung Ansori Djausal olahraga tradisional yang tergabung di KORMI Lampung, yang terus berkembang harus lebih dimasyarakatkan lagi.

Sehingga diseluruh 15 kabupaten-kota di Provinsi Lampung dimasing-masing tangkai olahraga yang sudah memiliki atlet yang sangat baik, memiliki kepengurusan yang syah.

Meskipun kepengurusannya belum terbentuk secara keseluruhan, KORMI Lampung akan melakukan pembenahan di 6 kabupaten yang belum terbentuk kepengurusannya yang dimaksud.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar