Atlet Hapkido Lampung Berhasil Raih Medali Hari Pertama Pertandingan Pada Kejurnas Di Padang

KBRN, Bandarlampung : Sembilan petarung Hapkido Lampung yang turun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido di Padang Sumatera Barat berhasil mempersembahkan medali bagi kontingen Lampung di hari pertama, Sabtu 6 Agustus 2022.

Empat petarung mendapatkan medali emas, 3 orang meraih Perak dan 2 petarung lainnya meraih medali perunggu.

Empat medali emas dipersembahkan di Junior under 45 Kg, Ida Bagus Putu Yoga yang mengalahkan Usman Hanafiah dari Sumatera Selatan di final, di kelas under 63 kg, Ida Ayu Kadek Devie menang atas Meri Hasananda (Sumbar).

Kemudian di Senior  kelas under 58 Kg Dio Oktavianus yang menang atas Yudha Aditia (Papua), sedangkan Fatur Rohman yang turun dikelas under 63 kg mengalahkan Priyo Herianto (Jabar).

Tiga medali perak hari pertama diperoleh Tiara Chandra Kirani yang kalah dari Kibon Nakbop di final.  Yosafat yang turun di junior kelas under 55 kg kalah dari Christoper Sanjaya (Kepri) dan Asrofa Aziz juga mengalami kekalahan di final kelas over 78 Kg dari T Zena Fadilah (Aceh).

Sedangkan tiga medali perunggu diraih Afriza Ridha yang turun di kelas under 44 kg junior terhenti di semifinal namun dalam perebutan perunggu  menang atas dari Mona Tasya (Jabar). Albareta Arum mengalahkan Wulan Windari (Jabar) di kelas under 52 junior. Dan Ni Gusti Ayu Made meraih perunggu dari kemenangan walk out petarung DIY, Agun Uswatin di kelas under 53 kg senior. 

Kejurnas di Padang ini diikuti 338 peserta dari 22 provinsi di Indonesia yang bertanding di Auditorium Universitas Negeri Padang Sumatera Barat selama dua hari yakni 6 dan 7 Agustus 2022.

Ida Bagus Wiguna pimpinan kontingen Hapkido Lampung mengatakan bahwa Lampung mengirimkan 31 petarung dengan 33 kategori dan 4 offisial. “Kami tidak mentarget apapun di Kejurnas, karena fokus kami adalah pra PON agar bisa meloloskan sebanyak mungkin atlet ke PON. Namun Kejurnas ini juga merupakan sebuah event bergengsi yang menunjukkan seberapa kuat sebenarnya para peserta di sini.” Katanya. Melalui keterangan diterima rri.co.id.

Menurut Bagus, ini sudah merupakan representasi Pra PON kelak. “Ya kalau melihat situasinya sekarang, maka pesertanya sangat antusias. Karena setelah Pandemi seluruh daerah berkeinginan menjajal kemampuan atletnya, dan berusaha menunjukkan kemampuan mereka.” Tambahnya.

Namun demikian berusaha meraih medali sebanyak mungkin juga merupakan hal positif yang harus diupayakan dalam kejurnas ini agar menaikkan kepercayaan diri para atletnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar