Pesan Ansyori Djausal Kepada YAI Lampung Saat Audensi Dengan Kormi

KBRN, Bandar Lampung: Pengurus Daerah Yayasan Asma Indonesia (YAI) provinsi Lampung kembali melakukan safari audiensi dengan beberapa pejabat terkait, kali dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) yang bertujuan memperkenalkan program organisasi dan kepengurusan YAI.

Dokter Sukarti, SpP, M.Kes, FAPSR ketua umum YAI Lampung  didampingi Diah D. Yanti dalam pertemuan dengan ketua KORMI Lampung, Ir. Ansyori Djausal memaparkan sejarah terbentuknya YAI di Lampung.DrPada awalnya YAI sudah ada sejak 26 Februari 1986. Dan di provinsi ini dibentuk sejak dokter Paru ada yang bertugas di Lampung. Ada 9 orang yang menggagas YAI diantaranya Surjati Rusmin Nurjadin, Hajjah Murni Munawir Sadzali, Hj Inggrid Djumardi Djukardi, Anna Soenjoto, dr Hardiarto Mangunnegoro, dr Nirwan Arief, dr H Anwar Jusuf dan Suparto.

Kepengurusan terakhir yang aktif yakni periode 2003-2007 yang diketuai oleh Hj Mardiana Roni dan periode 2008-2013 diketuai dr Farida Akbar. “Bagi kami yang penting terbentuk dulu dengan orang-orang yang kapabel di organisasi ini. Sebab organisasi akan berjalan dengan baik jika orang yang ada didalamnya benar-benar berkenan melakukan pengabdian masyarakat,” demikian ungkap dr Sukarti.

Meski harus menunggu kurang lebih satu tahun untuk mengumpulkan personil yang tepat dibidangnya masing-masing dalam kepengurusan YAI, namun Sukarti mengaku masih harus terus melakukan konsolidasi secara masiv.

Untuk kepengurusan periode 2020-2024, kata Sukarti, sehubungan dengan YAI yang sudah bergabung dengan KORMI, maka menjadi PR bersama agar senam Asma dikenal oleh masyarakat sebagai olahraga rekreasi masyarakat agar masyarakat sehat, bugar, gembira dan produktif.

Sukarti juga menjelaskan tentang pertemuan dengan ketua YAI periode sebelumnya dan berkonsultasi untuk menjalankan program yang kekinian sesuai dengan target masyarakat yang ada saat ini.

Selain itu, sebagai anggota KORMI, tentunya YAI juga mulai menyiapkan tim yang akan dapat diutus sebagai perwakilan YAI pada Festival Olahraga Rekreasi masyarakat (Fornas) di Palembang Juni 2022.

Sementara itu Ketua KORMI Lampung, Ansyori Djausal memberikan pemahaman tentang apa yang sedang dan akan dilakukan KORMI Lampung dalam menghimpun banyak organisasi masyarakat terkait dengan olahraga rekreasi. “Banyak sekali yang harus dihimpun dan diwadahi di KORMI ini. Maka dengan kemampuan yang ada saat ini KORMI berusaha sedapat mungkin memberikan rumah kegiatan bagi seluruh anggotanya. Dengan adanya beberapa anggota baru, maka KORMI juga akan terus melakukan pembinaan-pembinaan secara umum dan khusus sesuai dengan kebutuhannya.” Kata Ansyori.

Namun, tambah Ansyori, semua anggotanya juga diimbau agar bisa lebih mandiri dalam hal-hal kegiatan yang ada di lingkungan KORMI ini. “Kami tentu sangat mendukung dan welcome dengan semua organisasi olahraga rekreasi masyarakat terutama di Lampung. Karena ini merupakan kekayaan bangsa yaa. Tidak semua bisa tertampung memang. Namun sekuat tenaga bisa mencoba difasilitasi sesuai dengan kemampuan kami,” ujarnya.

Terkait dengan persiapan FORNAS yang tinggal beberapa bulan lagi, maka Ansyori berpesan agar semua melakukan persiapan mulai dari administrasi, Latihan dan logistic masing-masing. “Mari kita sesuaikan dengan kemampuan kita sendiri. Palembang kan dekat, maka kita bisa mengirimkan tim yang kita inginkan, dengan asumsi biaya transportasinya murah. Tetapi ingat juga ada biaya lainnya. Jadi jangan terburu nafsu mengirimkan sebanyak mungkin, dan kelak akan menjadi beban kita sendiri. Prestasi yang utama,” tambahnya.

Sementara terkait adanya bulan puasa dan lebaran, yang disinyalir jadi hambatan cabor, Ansyori mengatakan bahwa tidak perlu menjadikan bulan puasa itu hambatan. “Jangan selalu menjadikan bulan Ramadhan itu hambatan untuk berlatih dan berkegiatan. Justru di bulan suci ini, kita bisa sambil beribadah dan bisa melakukan kegiatan seperti biasa tanpa membatalkan ibadah wajib kita. Jadi sekali lagi pergunakan bulan Ramadhan sebagai momentum berlatih untuk meraih prestasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu KORMI juga menerima audiensi dengan organisasi yang menghimpun kegiatan rekreasi masyarakat, yakni Linedance yang juga sedang mempersiapkan kepengurasannya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar