Dokter Hengki Nahkodai Pordasi Lampung Perdana 2022-2026 Secara Aklamasi

KBRN,Bandarlampung :   Untuk pertama kalinya kepengurusan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Provinsi Lampung terbentuk sepanjang sejarah olahraga berkuda Indonesia. 

Selama ini Pordasi memang belum menyentuh ke seluruh Indonesia, karena Lampung tercatat sebagai provinsi yang ke-22 dari kepengurusan yang ada di bawah PB Pordasi.

Dalam Musyawarah Provinsi Lampung yang terdiri dari para pemilik Stable dan Klub, terjadi aklamasi untuk memilih Mayor CKM dr Hengki Irawan, M. Bioned, Sp.An menjadi Ketua Pengprov Pordasi Lampung.

Dokter Hengki, panggilan akrab Mayor CKM dr Hengki Irawan, M. Bioned, Sp.An diharapkan akan mampu mengukir sejarah olahraga berkuda di Lampung, mengingat ini untuk kepengurusan perdana.

Sekum Pordasi Lampung, Dian Permana Malich, S.Kom, mengatakan bahwa pemilihan ketua berlangsung sangat lancar dan suara Bersama dari 12 peserta Stable atau Unit Kegiatan Olahraga Berkuda (UKOB) ditambah 11 peserta dari UKOB yang belum berbadan hukum.“Aklamasi. Ketua terpilih dinilai sangat kapabel untuk memimpin organisasi berkuda ini untuk perdana. Dan sudah dijadwalkan untuk pengukuhan oleh PB Pordasi pada 22 Februari 2022 nanti,” kata Dian Permana.

Sebenarnya beberapa waktu lalu Pordasi sudah ingin didirikan di Lampung, namun kurangnya persyaratan untuk pembentukan Pengprov, maka untuk rekomendasi KONI pun tidak didapatkan.“Ini untuk ketiga kalinya kami mengajukan ke KONI untuk membentuk Pordasi. Namun selalu kandas karena faktor vitalnya yakni Surat Mandat dari KONI Pusat tidak ada. Nah ketika surat itu sudah ada dan kami bisa melakukan Musprov, maka kini tinggal menunggu waktu disahkannya Pordasi sebagai anggota KONI Lampung,” ujar Joo, panggilan akrab Dian Permana.

Selain itu memang persyaratan untuk menjadi ketua Pordasi adalah calon ketua harus memiliki stable atau Unit Kegiatan Olahraga Berkuda sendiri, menjadi sangat berat dan tidak banyak pilihan.

Ketua Pengprov Pordasi perdana ini, dr Hengki memiliki stable sendiri di Kawasan Itera Lampung Selatan yang diberi nama Satu Januari Stable.

Meskipun sebagai cabang olahraga baru di Lampung, namun sebenarnya klub-klub berkuda baik yang sudah berbentuk Stable sudah cukup banyak dan sudah memiliki beberapa atlet yang punya kemampuan tingkat nasional.

Pordasi Lampung usai menjalani Musprov langsung dihadapkan dengan berbagai kegiatan yang berskala Nasional. “Ya kami memang sudah mengagendakan banyak kegiatan. Mulai dari seleksi kejurnas, dan kami sudah mendapatkan wakilnya dari Lampung. Agenda Kejurnas akan dilakukan di Jakarta 27 Februari 2022. Namun sebelum itu kami akan ada Rakernas di Palembang pada 22 Februari 2022.” Ujarnya.

Sedangkan awal Februari ada undangan untuk Pra Kejurnas di Banten yang akan mempertemukan empat provinsi dalam kejuaraan di Banten ini dengan beberapa nomor yang dipertandingkan mulai dari Equestrian dan Panahan Berkuda.“Pordasi memang baru masuk ke agenda eksibisi PON pada 2025 di Medan, yang akan mempertandingkan semua nomor berkuda. Dan kemungkinan masuk menjadi cabang olahraga PON pada tahun 2028. Lampung saat ini mempunyai atlet Panahan Berkuda dan Equestrian dibeberapa nomor,” ungkap Joo.

Sebelum dikukuhkan kepengurusan Pordasi Lampung, pengiriman atlet masih atas nama Stable ataupun klub yang ada di Lampung. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar