Program Dan Pola Latihan Atlet Tinju di Kota Metro Dalam Menghadapi Porprov 2022

Atlet Tinju Tingkat Pelajar Kota Metro Melakukan Latihan

KBRN, Kota Metro : Atlet Tinju Kota Metro terus berlatih dilapangan terbuka maupun di lapangan tertutup, dengan menerapkan protokol yang ketat.

Pelatih Tinju kota Metro Sulistiowanto mengatakan, Program Dan Pola Latihan di masa pandemi covid-19 saat ini, atlet tinju yang didiknya tetap melakukan latihan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang rencananya akan di gelar di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2022 mendatang. 

Dan Pemerintah Kota Metro sangat mendukung dengan memberikan tempat untuk para atlet berlatih. Walaupun belum ada realisasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Metro,karena pandemi covid-19 saat ini, semua kegiatan banyak yang dihentikan. " Alhamdulilah, Pemerintah Kota Metro mendukung Penuh untuk kemajuan olahraga, dengan memberikan tempat untuk atlet berlatih." ujar Pelatih tinju ini. 

Sulistiowanto juga menjelaskan, para atlet berlatih di lapangan terbuka seperti di taman,serta di stadion 24 Rejo Sari, dan di tempat yang tertutup, para atlet masih menggunakan tempat latihan yang di miliki oleh salah orang Pengurus cabang olahraga Tinju di kota Metro. "Kalau berlatih di tempat terbuka di Taman juga di stadion 24 Rejosari, ditempat yang tertutup masih menggunakan tempat latihan yang dimiliki salah seorang pengurus Tinju Kota Metro." kata Sulistiowanto. 

Sulistiowanto juga mengungkapkan, atlet tinju dari usia dini atau tingkat pelajar di Kota Metro, sudah banyak juga yang berprestasi pada kejuaraan-kejuaraan di tingkat pelajar. 

Sementara Atlet Tinju kota Metro Rizki Abdi Maulana mengatakan, saat ini para atlet tinju tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Pengprov) di tahun 2022, dengan berlatih Fisik, Tehnik dan juga mental. Karena pada saat pertandingan mental kita tidak kuat, maka tehnik dan semua yang telah di pelajari saat berlatih akan lupa atau hilang, untuk itu mental harus kuat untuk menunjang tehnik dan fisik atlet. "Kita harus mental yang bagus serta terus berlatih, kalau saya setiap pagi melakukan lari sekitar 4 kilometer dari rumah ke taman kota Metro setelah itu dilanjutkan dengan latihan skipping dan pukul samsak, pada sore hari kita latihan di camp." jelas Rizki. 

Rizki berharap, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di tahun 2022 mendatang, dapat memberikan hasil yang maksimal, untuk mengharumkan Kota Metro di tingkat Provinsi Lampung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00