Tiga Staf KPU Lampung Terpapar Corona

Staf KPU Lampung melakukan sterilisasi di sejumlah ruangan, Kamis (19/11/2020)/ist

KBRN, Bandarlampung : Tiga orang staf bagian program dan teknis KPU Lampung dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan swab Selasa 17 November 2020.

Saat ini ketiga staf yang dinyatakan positif Covid-19 langsung melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Sayangnya, Sekretaris KPU Lampung, Gunawan Riadi, tidak bisa dihubungi saat akan dikonfirmasi terkait hal ini. 

Belakangan KPU menyampaikan keterangan tertulis yang dikirim melalui grup WhatsApp Media Centre KPU Lampung.

"Untuk penanganan dan pendampingan terhadap ketiga staf, kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung," kata Anggota KPU Lampung Divisi Partisipasi Masyarakat, Antoniyus Cahyalana, Kamis (19/11/2020) petang.

Sementara itu, Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami, mengatakan pihaknya sudah  mengadakan rapat dan mengeluarkan kebijakan menutup sementara kantor KPU Lampung selama 3 hari sejak Rabu hingga Jumat besok. 

"Kami juga melakukan upaya sterilisasi dengan penyemprotan disinsfektan secara berkala," tegasnya.

Erwan Bustami bilang, selama ini anggota dan staf KPU sudah melaksanakan SE KPU-RI No 19 tahun 2020 dengan menyediakan atau menyiapkan fasilitasi protokol kesehatan di kantor, lalu bekerja 50% WFH dan 50% WFO.

"Kami tetap mengimbau agar seluruh anggota KPU dan staf sekretariat lebih ketat lagi menerapkan protokol kesesehatan pencegahan Covid-19," pungkas Erwan.

Sebelumnya KPU Povinsi Lampung melakukan swab massal pada Senin 16 November 2020. Pemeriksaan diikuti seluruh anggota KPU dan jajaran staf kesekretariatan.

Hasil swab yang dikeluarkan rumah sakit menunjukan Ketua dan Anggota KPU Lampung dinyatakan negatif Covid-19. Selain itu Sekretaris dan Kepala Bagian di KPU juga dinyatakan negatif.

Selain itu, swab susulan terhadap 5 staf KPU Lampung yang dilakukan pada Rabu 18 November 2020 kemarin, juga dinyatakan negatif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00