Kasus Covid-19 Meningkat, UIN Batasi Akses Keluar Masuk Kampus

Seorang mahasiswi UIN Raden Intan Lampung saat menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum melakukan aktivitas di dalam kampus/ist

KBRN, Bandarlampung : Melihat situasi dan kondisi pandemi yang terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah, baik secara nasional maupun di Provinsi Lampung, Satuan Tugas (Satgas) Gugus Covid-19 UIN Raden Intan Lampung mengeluarkan imbauan untuk seluruh sivitas akademika.

Himbauan dituangkan dalam Surat Edaran Nomor A.25/SATGAS.COVID 19.UIN/UP.07/09/2020 tanggal 11 September 2020 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan UIN Raden Intan Lampung.

Dalam edaran itu disampaikan kepada sivitas akademika UIN untuk menjalankan protokol kesehatan, mengindahkan himbauan pemerintah, Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) dan Surat Edaran Rektor yang berkaitan dengan pencegahan dan pelaksanaan kegiatan di masa pandemi Covid-19.

Ketua Satgas Dr Asriani MH melalui edaran tersebut mengingatkan kepada dosen dan tenaga kependidikan (tendik) agar dalam pelayanan akademik maupun administrasi untuk tidak berkerumun dan menjaga jarak atau tidak tatap muka secara langsung.

"Mengingatkan kembali seluruh sivitas akademika untuk secara ketat menjalankan protokol kesehatan dalam beraktivitas seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjaga kesehatan, dan meningkatkan imun tubuh,”paparnya dalam keterangan resmi yang diterima rri.co.id, Sabtu (12/9/2020).

Dia menjelaskan pelayanan akademik seperti bimbingan skripsi, ujian munaqosah, dan hal akademik lainnya yang tidak mendesak untuk tatap muka, dilakukan secara daring.

"Ini juga sudah diatur dalam Surat Edara Rektor Nomor B.1675/UN.16/R/OT.01.3/07/2020 tanggal 21 Juli 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Akademis di Lingkungan UIN Raden Intan Lampung Dalam Kebiasaan Baru Masa Pandemi Covid-19,” terang Wakil Rektor II ini.

Dalam edaran juga disampaikan UIN akan membatasi akses keluar masuk kampus bagi masyarakat umum yang tidak memiliki kepentingan.

"Bagi sivitas akademika UIN khususnya bagi dosen dan tendik, jika mengalami kondisi badan yang kurang sehat atau kurang fit, segera periksa ke dokter dan istirahat. Tidak perlu memaksakan untuk ke kantor," pungkas Asriani.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00