Jelang Pilkada, Nanang Ermanto Canangkan Lampung Selatan ODF Stop BABS

KBRN, Bandarlampung-Menjelang pilkada tahun depan, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, memimpin deklarasi Open Defecation Free (ODF) 100 persen stop Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Deklarasi yang dihadiri ribuan peserta itu dipusatkan di Lapangan Desa Pancasila, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, (7/12).

Setidaknya ada empat point penting yang dibacakan Nanang Ermanto, dan diikuti Camat, Kades, serta kader sanitasi, dan Tentara STBM Kabupaten Lampung Selatan.

Empat point itu berisi kesiapan camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) melaksanakan dan menerapkan keberhasilan masyarakat Lampung Selatan yang telah BABS, menumbuhkembangkan semangat kemandirian masyarakat, kesiapan melanjutkan pilar-pilar sampai dengan pilar 5 dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta kesiapan camat dan OPD melayani aspirasi masyarakat.

Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mengatakan, untuk mencapai ODF stop BABS pemerintah melakukan berbagai upaya sejak tahun 2014 yang lalu.

Menurutnya, gebrakan awal yang dilakukan pemerintah yakni dengan mencanangkan program swasembada WC di Kabupaten Lampung Selatan.

“Pencapaian ini bukan hal yang mudah, melainkan penuh tantangan dan upaya keras yang dimulai pada tahun 2014 dengan program swasembada WC,” jelasnya.

Dia menegaskan, selain dilakukan pemerintah, upaya mencapai ODF Stop BABS juga ditopang dengan dukungan dari berbagai pihak, di antaranya SNV Indonesia dan Mitra Bentala.

Nanang Ermanto menambahkan, dalam kurun waktu lima tahun, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berhasil membangun 90 ribu lebih jamban sehat.

Pembangunan jamban sehat itu menghabiskan anggaran sekitar 45 milyar  rupiah, yang bersumber dari APBN, APBD, Dana Desa, serta pastisipasi masyarakat dan pihak swasta.

Selain jajaran Forkopimda, deklarasi ODF Stop BABS juga dihadiri Country Direktur SNV Indonesia, Maria Carreiro, Perwakilan Kedutaan Besar Belanda, Direktur Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Imran Agus Nurali, Direktur Eksekutif Aliansi Kabupaten dan Kota Peduli Sanitasi, Yos Rizal, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, serta jajaran Mitra Bentala dan SNV Indonesia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00