Antisipasi Dampak Peningkatan Curah Hujan

KBRN Bandar Lampung : Meski puncak musim hujan diprediksi baru akan terjadi pada bulan Januari hingga Maret mendatang, namun masyarakat dan Pemerintah melalui stakeholder terkait diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terjadinya bencana alam baik banjir maupun tanah longsor pada bulan Desember ini.

Hal itu karena Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung memperkirakan, pada bulan Desember ini, intensitas curah hujan yang cukup tinggi masih berpotensi terjadi dibeberapa Kabupaten diwilayah Lampung.

Bahkan Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Raden Inten Lampung Rudi Haryanto kepada RRI mengatakan dari hasil pantauan BMKG, terdapat delapan Kabupaten Kota di Lampung akan mendapatkan intensitas curah hujan yang tinggi dengan disertai kilat dan petir, yaitu Kabupaten Lampung Utara, Pesawaran, Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Selatan, Lampung Timur, Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.

"Pada bulan Desember ini peningkatan curah hujan diprediksi akan terjadi. Tentu hal ini harus dapat diantisipasi untuk dampak yang ditimbulkan, yaitu bencana Hidrometerorologi," ungkapnya (7/12/2021).

Sementara terkait dengan datangnya cuaca ekstrime yang berpotensi terhadap terjadinya bencana alam, Rudi Haryanto mengakui bahwa cuaca ekstrim berupa hujan deras yang datang secara tiba-tiba dengan disertai angin kencang masih sangat berpotensi terjadi  diwilayah Lampung.

Menurutnya terdapat beberapa daerah di Provinsi Lampung yang cukup rawan terjadinya cuaca ektrime yang berdampak terhadap terjadinya angin puting beliung, diantaranya Kabupaten Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Pesawaran dan Kabupaten Lampung Selatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar