Wisata di Bandarlampung Tutup Dua Pekan Selama Libur Nataru

Taman Gajah salah satu tempat wisata yang ada di Kota Bandarlampung/foto: dok

KBRN, Bandarlampung: Pemerintah Kota Bandarlampung akan mengeluarkan kebijakan menutup sementara tempat wisata pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penutupan terhadap seluruh tempat wisata itu dilakukan selama dua pekan.

Penutupan sementara itu berlaku bagi seluruh tempat wisata yang ada di Kota Bandarlampung. Hal ini untuk menekan mobilitas masyarakat pada libur Nataru.

“Kata Walikota Bunda Eva memang ditutup. Kebijakan Walikota ini akan diberlakukan mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 4 Januari 2022,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, M Yudhi.

Untuk menindaklanjuti kebijakan Walikota, Dinas Pariwisata akan membuat edaran dan melakukan sosialisasi seluruh tempat wisata dan hiburan.

Selain tempat wisata, penutupan sementara juga diberlakukan bagi tempat hiburan, karaoke, café dan salon. “Kalau rumah makan dan restoran tetap boleh buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.

M Yudhi menambahkan, penutupan sementara tempat wisata dan tempat hiburan dilakukan untuk menekan mobilitas masyarakat, karena berpotensi menimbulkan keramaian pada saat libur Nataru.

Pemerintah Kota Bandarlampung akan berupaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun. Kebijakan penutupan sementara seluruh tempat wisata dan hiburan dilakukan seiring dengan penerapan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia.

Selain menutup sementara tempat wisata dan hiburan, pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak mudik atau bepergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer, tidak penting, serta tidak mendesak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar