SMK Canangkan Gerakan Sekolah Kompeten

SMK di 3 kabupaten mencanangkan Gerakan Sekolah Kompeten (GSK)/foto: istimewa

KBRN, Bandarlampung: Kesenjangan antara kompetensi lulusan SMK/SMA dengan kebutuhan di dunia kerja dalam bidang soft kill dan hard skill masih lemah.

Kesenjangan ini dapat dilihat dalam penyerapan tenaga kerja yang masih relatif rendah di dunia usaha dan industri yang semakin terus berkembang.

Beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di 3 kabupaten mendeklarasikan Gerakan Sekolah Kompeten (GSK).

Pencanangan GSK bertujuan untuk lebih mempersiapkan tenaga lulusan SMK yang handal, terampil dan siap kerja sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan.

Pencanangan Gerakan Sekolah Kompeten yang digagas oleh LPP Aero Astra Akademia Tulang Bawang telah dilaksanakan pada pertengahan bulan November lalu.

GSK sendiri bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang berdaya saing dan terampil yang dilahirkan dari pendidikan dan pelatihan vokasi yang bermutu dan relevan dengan tuntutan dunia usaha dan industri (DUDI) yang berkembang dewasa ini.

GSK ini ternyata cukup mendapat respon positif dari kepala sekolah SMK di Kabupaten Mesuji, Kebupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Way Kanan.

Tidak itu saja GSK  juga mendapat dukungan dari dinas dan instansi terkait seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulang Bawang.

"Kami mensupport ide dan gagasan gerakan sekolah kompeten, diharapkan bisa menjadi sinergi yang baik di dalam menghasilkan lulusan SMK/SMA yang terampil dan handal," kata Kabid Pelatihan Disnaker dan Transmigrasi Tulang Bawang, Juhardi, dalam keterangan yang diterima RRI.co.id, Minggu (28/11/2021).

Sementara itu Alexander Denny Primawan mengatakan LPP Aero Astra Akademia akan menjembatani penyelenggaraan berbagai kegiatan ketrampilan dan kursus-kursus bagi peserta didik seperti sektor perhotelan, pariwisata, wirausaha, sektor otomotif dan perbengkelan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMK Kabupaten Way Kanan, Subuh Kurniawan mengatakan Gerakan Sekolah Kompeten adalah suatu keharusan untuk mempersiapkan anak didik siap kerja di industri.

TIdak itu saja dengan adanya GSK diharapkan siswa kami juga memiliki ketrampilan lain untuk berwira usaha mandiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar