Ketua Bawaslu, Candrawansah: Publik Harus Ikut Awasi Pemilu

KBRN, Bandarlampung: Bawaslu Kota Bandarlampung mengajak publik ikut serta dalam mengawasi pemilu untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan mewujudkan integritas penyelenggaraan pemilu, serta memastikan pemilu berjalan sesuai aturan.

Hal tersebut disampaikan Candrawansah saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi dan Proyeksi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Kota Bandarlampung, Rabu (20/10/2021).

"Keikutsertaan semua elemen, baik pemuka agama, instansi pemerintah, TNI/Polri, pemerhati politik, akademisi, sangat penting perannya untuk demokrasi, khususnya Bandarlampung," kata Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah.

Dia menilai peran serta masyarakat sangat penting, tidak hanya tertumpu pada penyelenggara, KPU dan Bawaslu, untuk mendorong terpilihnya kepemimpinan politik yang sesuai aspirasi masyarakat.

"Ini tugas kita bersama bukan hanya peran penyelenggara, demi demokrasi yang lebih baik, pemerintah pilihan masyarakat terbanyak yang sudah difilter oleh penyelenggara," ujar dia.

Rapat Koordinasi Evaluasi dan Proyeksi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Kota Bandarlampung menghadirkan narasumber akademisi Universitas Lampung Hertanto Ph.D dan Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P Panggar.

Hertanto dalam pemaparannya mengatakan pengawasan partisipatif menjadikan pemilu berintegritas, mencegah terjadinya konflik, mendorong tingginya partisipasi publik membentuk karakter, dan kesadaran politik masyarakat.

"Bawaslu mempunyai mandat konstitusional mengawasi penyelenggaraan pemilu tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak dalam proses pengawasan," kata Hertanto.

Sementara itu anggota Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar menyampaikan pengawasan partisipatif penting dilakukan untuk memastikan terlindunginya hak politik masyarakat.

"Memastikan terwujudnya pemilu yang bersih dan berintegritas, baik penyelenggara maupun penyelenggaraan," tegas Iskardo.

Rapat Koordinasi Evaluasi dan Proyeksi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Kota Bandarlampung diikuti unsur instansi pemerintahan, akademisi, partai politik, organisasi masyarakat, dan organisasi kepemudaan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00