Wahrul Minta Pelaku Pembegalan Terhadap Wartawan Ditangkap

Anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi/dok pribadi

KBRN, Bandarlampung: Anggota DPRD Lampung dari daerah pemilihan (Dapil) Lampung Selatan, Wahrul Fauzi Silalahi menyayangkan aksi pembegalan yang menimpa Febri Arianto, seorang wartawan salah satu media online di Lampung, Jumat (15/10/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurutnya, aksi kriminalitas jalanan itu mestinya tak perlu terjadi, apalagi korbannya merupakan jurnalis yang selama ini biasa membantu pihak kepolisian dalam pemberitaan.

"Saya minta aparat penegak hukum, mulai dari Polsek Tanjung Bintang hingga Polres Lampung Selatan mengusut tuntas peristiwa ini," kata Wahrul Fauzi Silalahi kepada RRI.co.id, Sabtu (16/10/2021).

Wahrul yang juga Ketua DPD Partai NasDem Lampung Selatan ini juga meminta pihak kepolisian segera mengungkap aksi pembegalan tersebut.

"Segera usut dan tangkap para pelakunya, karena ini (aksi pembegalan) cukup meresahkan masyarakat," tegasnya.

Diketahui, Febri Arianto wartawan media online di Lampung menjadi korban pembegalan di perkebunan karet kawasan Jalan Raya PAL 8, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tanjung Bintang.

Febri dibegal saat hendak pulang ke rumah usai liputan. Febri mengatakan pembegalan dilakukan dua pelaku bersenjata api. Dia dihadang kedua pelaku lalu merampas sepeda motor Honda Revo BE-2120-ED.

“Para pelaku juga sempat menganiaya dengan memukul dibagian wajah dan menodongkan senjata api kearah saya,” ungkapnya.

Usai peristiwa itu, Febri Arianto didampingi orang tua dan rekan kerjanya melapor ke Polsek Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tanjungbintang AKP Faria Arista mengatakan, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dia menegaskan, pihaknya akan segera mengungkap dan menangkap para pelaku.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi-saksi untuk mengungkap kasus tersebut,” tegas Kapolsek.

Dirinya juga mengimbau kepada warga yang melintas di perkebunan karet kawasan Jalan Raya Pal 8, Desa Tanjung Sari untuk waspada mengingat jalan tersebut sepi dan minim penerangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00