Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung Luncurkan Aplikasi Agroped

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung luncurkan Aplikasi Agroped

KBRN, Bandarlampung: Platform digital e-commerce berbasis android, Agroped, diluncurkan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Aplikasi ini dibuat bertujuan mendukung petani mengatasi rantai pasokan dan distribusi hasil pertanian sekaligus sebagai wadah informasi dan konsultasi pertanian dengan pakarnya.

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Dr Tumiar Katarina Manik, mengungkapkan aplikasi ini dilatarbelakangi kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu penyuluhan program pengenalan pertanian yang dilaksanakan Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Universitas Lampung untuk mahasiswa baru pada tahun 2020.

“Potensialnya petani dalam mengembangkan produknya dan adanya petani usia muda yang tidak asing dengan teknologi smartphone, menginispirasi pengembangan suatu platform digital yang diberi nama Agroped melalui berbagai diskusi dan proses akhirnya diperkenalkan kepada petani khususnya di Sekincau, Lampung Barat pada 25 September 2021 lalu,” ungkap Tumiar Katarina Manik yang akrab disapa Rita, salah satu perwakilan Tim Pencetus Agroped Universitas Lampung kepada RRI.co.id (13/10)

Agroped merupakan hasil kolaborasi lintas bidang ilmu yaitu bidang Agronomi dengan tim dosen Dr. Paul Benyamin Timotiwu, Dr. Agustiansyah, Dr Tumiar Katarina Manik, dan Dr. Eko Pramono dengan tim dosen Bidang Ilmu Komunikasi Rico Andrian, S.Si., M.Kom dan Eki Tri Suenda, S.Kom. Kolaborasi lintas profesi ini diharapkan dapat menjadi percontohan perguruan tinggi untuk bersinergi dan berkolaborasi membuat solusi permasalahan yang ada di masyarakat serta meningkat kesejahteraan petani.

“Semoga dengan adanya platform digital ini dapat meningkatkan pemasaran produksi hasil pertanian, menjadi ruang konsultasi petani dengan ahli pertanian, serta menjadi contoh pengabdian masyarakat untuk dosen dan mahasiswa pertanian agar dapat terus berinovasi di bidang entreprenurship pertanian” jelasnya

Ritaa menambahkan keunggulan Agroped dibanding platform pertanian lainnya adalah tersedianya ruang untuk petani berkonsultasi dengan para ahli pertanian sekaligus dapat menjadi sarana para dosen melakukan kegiatan pengabdian secara daring dan petani  juga dapat mengakses info yang penting seperti data perkembangan harga dan data iklim.

Diketahui aplikasi Agroped dapat diunduh melalui Google Playstore dan sudah mendapat Hak Cipta dari Kemenkumham RI yang berlaku selama 50 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00