Pemkot Bandar Lampung Menambah Jumlah Sekolah SD dan SMP Untuk Melaksanakan PTM

KBRN Bandar Lampung : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung rencananya akan menambah jumlah sekolah yang menggelar sistem  pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Senin (27/09/2021) mengatakan penambahan sekolah dan jam belajar dilakukan berdasarkan evaluasi situasi pandemi Covid-19 sebulan ke depan.

Simulasi sistem PTM yang dilakukan sebelumnya bagi para siswa kelas enam  sekolah dasar (SD) dan IX sekolah menengah pertama (SMP) negeri maupun sewasta diBandar Lampung.

Karena pihak sekolah dianggap siap   dan patuh  terhadap protokol kesehatan untuk itu Pemkot akan menambah jumlah sekolah PTM terbatas, dan  jam belajar tatap muka untuk jenjang SMP, yang semula hanya  dua jam menjadi empat jam.

Sedangkan untuk siswa SD tidak ada penambahan jam yaitu masih seperti semula hanya 2 jam waktu belajar secara PTM terbatas dimaksud.

Disamping itu juga dijelaskan dalam penambahan jumlah sekolah  secara PTM terbatas tersebut  pemkot akan terus mengikuti anjuran sesuai himbauan pemerintah pusat untuk mewaspadai penyebaran varian baru Covid-19.

“Awas, hati-hati nanti ada varian baru yang akan datang di daerah-daerah yang tidak mengikuti protokol kesehatan,.  Harus tunggu satu bulan penambahan sekolah. Kan Bunda sudah bilang jangan remehkan Covid-19. Sekarang kita memang sudah masuk PPKM Level 3, Zona Kuning, dan kita sangat berhati-hati,” ujar walikota itu.

Lebih lanjut Eva Dwiana mengajak  para orang tua wali murid, guru, dan kepala sekolah berkolaborasi mengajarkan anak didik mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Sehigga kota Bandar lampung cepat kembali pulih di Zona hijau dan bisa belajar seperti semula.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00