Kemenparekraf Gelar Sosialisasi CHSE MICE di Lampung

Kemenparekraf Gelar Sosialisasi CHSE MICE di Lampung
Kemenparekraf Gelar Sosialisasi CHSE MICE di Lampung

Menghadapi tatanan kenormalan baru pada sektor MICE, Kementerian pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia bersama dengan The Indonesian Convention & Exhibition Bureau (INACEB) menyusun rancangan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE) pada penyelenggaraan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran atau MICE.

Panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan pada kegiatan MICE tersebut menekankan pada penerapan prosedur standar pelaksanaan kegiatan MICE yang aturan teknis spesifiknya akan disesuaikan dengan panduan yang dibuat oleh Asosiasi dan Industri MICE sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Panduan tersebut juga telah disosialisasikan di tahun 2020 di 9 destinasi MICE antara lain; Yogyakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Manado, Mataram, Banten (mewakili Jakarta), Semarang, dan Batam serta di awal tahun 2021 di 5 Destinasi Super Prioritas antara lain; Borobudur, Toba, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo. Sosialisasi dilaksanakan kepada para Stakeholders MICE untuk menyamakan pemahaman mengenai isi Panduan sehingga panduan dapat dijalankan dengan sesuai pada pelaksanaan kegiatan MICE di destinasi tersebut.

Lampung menjadi salah satu kota penyelenggaraan sosialisasi panduan CHSE tahun ini dengan melihat potensi MICE-nya yang sangat besar dilihat dari pesona dan potensi destinasi wisata yang begitu luas dan beragam dan diharapkan bisa menjadi tuan rumah event dan pameran Nasional dan Internasional. Infrastruktur dan fasilitas MICE yang dimiliki sudah sangat mumpuni, mulai dari Bandara Internasional hingga banyaknya hotel yang dapat menjadi lokasi penyelenggaraan MICE. Selain itu faktor pendukung seperti  daya tarik wisata yang menarik dan ragam kuliner khas Lampung yang menggugah selera menjadi daya tarik tersendiri.

Sosialisasi yang diselenggarakan dirangkaikan dengan simulasi pameran skala kecil yang diikuti oleh UMKM lokal di Lampung yang menyajikan produk-produk khas Lampung. Selain pameran, dilaksanakan juga simulasi Perjalanan Insentif yang diikuti oleh media lokal dalam rangka meninjau secara langsung kesiapan destinasi wisata untuk penyelenggaraan perjalanan insentif dengan penerapan CHSE.

Direktur Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf, Masruroh, mengharapkan melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi panduan ini, para stakeholders MICE di Lampung khususnya Kota Bandar Lampung memiliki pemahaman yang sama akan pentingnya menjalankan protokol yang telah disusun dalam panduan

“Sehingga wisatawan MICE yang akan melaksanakan kegiatan MICE nya di Lampung dapat merasa aman dan nyaman dan sektor MICE kembali siap dan mampu bangkit kembali untuk memacu pertumbuhan dan kreativitas yang lebih baik dari sebelumnya, dan menjadikan Lampung sebagai destinasi MICE yang memiliki value proposition yang dapat memenangkan persaingan di dunia internasional” tutup Masruroh

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00