Warga Keluhkan Akses Jalan Yang Ditembok Pemilik Tanah

KBRN, Bandarlampung: Akses jalan masyarakat di Jalan Untung Suropati, Gang Mataram 3, RT 05, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung ditutup tembok oleh pemilik tanah. Penutupan jalan yang menghubungkan Gang Rukun 4 sudah berlangsung hampir sepekan.

Jalan tersebut ditutup pemilik tanah bernama Bambang, dengan tembok setinggi kurang lebih 3 meter. Dengan berdirinya tembok tersebut, aktivitas warga sekitar jadi terhambat. Bahkan untuk saluran air juga tidak diberikan oleh pemilik tanah.

Salah satu warga yang tinggal di sebelah jalan yang ditutup tembok, Eka Handayani, mengakui warga sekitar diminta untuk membayarkan uang sebesar Rp1 juta per meter.

“Total ukuran tembok tersebut sepanjang 29 Meter, sehingga warga diminta membayar Rp29 juta. Warga menilai, apabila jalan tersebut tetap ditutup tembok dan tidak diberikan saluran air, maka akan terjadi banjir saat hujan deras. Namun pemilik tanah tidak mau memberikan akses saluran air dan tetap meminta pembayaran uang senilai Rp29 juta,” jelasnya.

Sementara itu, warga lainnya yang tinggal di tembok bernama Theresia Suryani turut merasakan keberatan, karena pemilik tanah meminta uang Rp29 juta. Untuk itu warga berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, untuk membantu memediasi masalah tersebut. Sebelumnya warga sekitar sudah memberitahukan kepada pihak kelurahan. Namun mereka menyerahkan semuanya ke RT. Kemudian pihak RT menjelaskan ke warga, bahwa pihak kelurahan tidak mempunyai dana untuk membantu membelikan tanah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00