FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Dukung Percepatan Vaksinasi, Unila Gelar Vaksinasi Bagi Mahasiswa

KBRN, Bandarlampung: Universitas Lampung (Unila) menggelar vaksinasi bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan serta masyarakat umum sebagai bentuk dukungan pada Pemerintah untuk mencapai target vaksinasi.

"Vaksin yang disiapkan sebanyak 4.000 dosis untuk vaksinasi dosis pertama,” kata Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes, di Bandarlampung, Kamis (16/9/2021).

Ia menjelaskan pelaksanaan vaksinasi kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena Unila langsung melibatkan para dokter muda dan dokter internship Fakultas Kedokteran Unila sebagai vaksinator.

“Mereka sebelumnya telah mengikuti pelatihan di sejumlah rumah sakit,” paparnya.

Menurutnya, vaksinasi ini merupakan transisi dari Polda Lampung ke Unila, dan rencananya program serupa akan kembali diadakan pada hari Minggu 19 September 2021  mendatang.

“Saya berharap semua mahasiswa, dan tenaga kependidikan di Unila dapat tervaksinasi, sehingga perkuliahan tatap muka bisa segera terealisasi,” tegas Asep Sukohar.

Asep melanjutkan pada pelaksanaan vaksinasi ini, Unila membagi ke tiga gedung agar tidak terjadi penumpukan, yakni di Gedung Serba Guna (GSG) sebanyak 2.240 dosis vaksin, Aula Fakultas Pertanian (FP) 800 dosis, dan sisanya di Gedung Ilmu Komputer (Ilkom) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

“Sebelum melakukan vaksinasi, calon peserta mendaftarkan diri melalui laman https://vaksin.unila.ac.id/ untuk proses pendataan dan barcode sebagai langkah verifikasi,” pungkasnya.

Sementara itu Kabid Dokes Polda Lampung Kombes Pol Andrian Bandarsyah mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi dosis pertama Unila, sebab secara teknis penyelenggaraan berlangsung lancar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Kita lihat tidak terjadi penumpukan saat screening meskipun jumlah pesertanya banyak. Ini merupakan pencapaian luar biasa untuk pelaksanaan vaksinasi di Unila, khususnya Provinsi Lampung,” kata dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00