Pemkot Bandarlampung Siapkan 1000 Alat Rapid Test Antigen untuk Swab Acak

KBRN, Bandarlampung: Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung menyiapkan 1000 alat rapid test antigen yang digunakan untuk swab secara acak kepada masyarakat.

Alat rapid test antigen itu biasanya digunakan untuk swab secara acak dan  dilakukan saat Wali Kota Eva Dwiana melakukan sidak ke lapangan.

"Itu (swab acak) sudah dilakukan sejak 2 pekan. Dananya dari Wali Kota sendiri," kata Kepala Dinas Kesehatan  Bandarlampung, Edwin Rusli, kepada sejumlah wartawan, Selasa (2/8/2021).

Menurut Edwin, sudah 2 pekan terakhir dilakukan swab secara acak kepada masyarakat. Saat wali kota sidak ke beberapa pasar tradisional dan sejumlah tempat lain.

"Saat sidak di Gudang Lelang ada 20-an orang yang kita lakukan swab acak, dan ditemukan ada yang reaktif. Jadi kita minta untuk isolasi mandiri," paparnya. 

Dia melanjutkan, puskesmas yang dilibatkan untuk melakukan swab secara acak bergantung daerah sidak wali kota.

Jika sidak dilakukan wali kota di daerah Panjang, maka tenaga kesehatan yang digunakan dari Puskemas Panjang. 

"Biasanya dalam kegiatan itu, kita melibatkan dua orang dalam satu ambulans," tandas Edwin Rusli.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00