Dalam Sebulan Lampung Butuh 570 Ton Oksigen untuk Pasien Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes/ist

KBRN, Bandarlampung: Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., mengatakan Lampung saat ini kekurangan oksigen untuk merawat pasien Covid-19.

Adapun kebutuhan 570 Ton oksigen dalam sebulan dengan rincian untuk pasien gejala berat mencapai 13 liter oksigen setiap harinya, lalu pasien gejala sedang sekitar 11 liter per harinya.

"Jumlah itu sudah kita hitung dengan melihat pasien, rumah sakit dengan pasiennya dan kita butuh oksigen sebulan mencapai 570 ton," kata Reihana.

Ia mencontohkan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung membutuhkan oksigen liquid sebanyak 10 ton, namun hanya terpenuhi sebanyak 3 ton. "Habisnya hanya dalam waktu beberapa jam saja," paparnya.

Selain berusaha menstabilkan stok oksigen, Reihana juga berupaya agar ketersediaan obat-obatan tetap ada di Provinsi Lampung.

"Itu juga termasuk untuk rumah sakit rujukan kabupaten/kota yang membutuhkan obat-obatan, maka akan kami diberikan," tandas Reihana.

Kendati demikian, Reihana mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak khawatir dengan kondisi obat-obatan.

"Tentu saja kami terus berupaya. Dan saat ini kami sedang minta lagi ke pusat untuk ketersediaan obat-obatan itu," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00