Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Stabil

Salah seorang pedagang di Pasar Pasir Gintung, Bandarlampung/rri
Aktivitas di Pasar Smep, Bandarlampung/rri

KBRN, Bandarlampung : Meski di tengah pandemi Covid-19, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Bandarlampung, cenderung stabil, Minggu (29/11/2020). Tidak ada kenaikan harga yang signifikan dari sejumlah bahan pokok.

Seperti di Pasar Pasir Gintung, harga bahan pokok masih stabil dan sama dengan bulan sebelumnya. Harga cabai rawit, dan cabai merah besar dijual Rp35.000 per kilogram. Bawang merah bertahan di harga Rp38.000 per kilogram dan bawang putih Rp 27.000 per kilogram.

Bahan pokok lain seperti telur Rp25.000 per kilogram, daging sapi Rp115.000 per kilogram, daging ayam Rp37.000 per kilogram, beras Rp11.000 per kilogram, tepung terigu Rp7.000 per kilogram, minyak goreng Rp14.000 per liter, dan gula pasir Rp13 .000 per kilogram.

Ita, salah seorang pedagang Pasar Pasir Gintung mengaku meski saat ini masih dalam keadaan pandemi, dan memasuki akhir tahun, harga komoditas masih aman. Namun naik turunnya harga tetap bergantung dari harga pemasok.

“Kalau sekarang, harga ya masih biasa aja. Memang masih Corona, tapi yang belanja cukup lumayan. Kalau harga juga bergantung dari pemasok. Kalau dari pemasok turun ya jualannya turun. Tapi kalau naik, ya harga jualnya juga ikut naik. Tapi ya masih terjangkau,” tuturnya.

Wiwik, ibu rumah tangga mengaku saat ini harga kebutuhan pokok masih cukup stabil . “Harga-harga masih cukup stabil, masih biasa aja. Mudah-mudahan walau mau tahun baru harga masih murah, gak begitu mahal dan yang penting barang kebutuhannya tersedia,” ujarnya.

Stabilitas harga juga terjadi di Pasar Smep yang tidak begitu jauh dari Pasar Pasir Gintung. Untuk harga cabai merah besar Rp35.000 ribu per kilogram dan cabai rawit Rp35.000 ribu per kilogram.

Sementara harga bahan pokok lain, seperti bawang merah berada di angka Rp34.000 ribu per kilogram, bawang putih Rp27.000 per kilogram, telur Rp25.000 ribu per kilogram, dan gula pasir Rp13.000 ribu per kilogram.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00