Kampung Bumi Ratu,Way Kanan Menjadi Kampung ''Rajut''.

PJ.Kakam Bumi Ratu,Afridho Turiskai sedang menunjukan Hasil Kerajian Tangan Rajut

KBRN, Way Kanan: Dimasa Pandemi Covid.19 ini seluruh usaha yang terdampak dan tidak sedikit usaha yang gulung tikar, Dengan demekian semuanya harus menciptakan ide atau gagasan yang kreatif untuk mendatangkan tahap guna bertahan hidup. 

Dan ini dilakukan oleh Salah satu Kampung yang ada di Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan, Yakni Kampung Bumi Ratu yang baru ditetapkan menjadi Kampung Rajut.

Karena di Kampug tersebut ada keunggulan usaha kerajinan tangan yang prakarsai oleh Ibu-ibu PKK Kampung setempat, Kampung Bumi Ratu adalah kampung rajut, Namun, kampung Rajut ini masih memiliki kelemahan terutama dalam teknologi maupun model dan pemasarannya.

PJ.Kepala Kampung Bumi Ratu Afrido Turiskai kepada RRI menjelaskan di masa pandemi Covid.19 ini Kampung Bumi Ratu melakukan sosialisasi kepada Masyrakat untuk selalu menerapka hidup sehat dan selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjrkan oleh Pemerintah.

Selain itu, Afrido mengatakan pihaknya selalu melakukan penyemprotan disenfektan di setiap tempat –tempat umum seperti tempat Ibadah, Fasilitas Pendidikan dan telah menyediakan tempat cuci tangan setiap rumah penduduk.

Terkait kegiatan lainnya, Afrido juga mengatakan untuk menciptakan ide kreatif dan menghasilkan pihak PKK Kampung membuat kerajinan tangan rajut,dan hasil kerajinan tangan tersebut berupa Tas, Masker,Tutup Kue dan telah dipamerkan pada saat peringatan Hari Anak Nasional, sehingga mendapatkan apresiasi dari Tim Penggerak PKK Kabupaten dan akhirnya Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk di Juluki ‘’Kampung Rajut’’.

‘’Jadi dimasa Pandemi ini kami melalui Ibu-ibu PKK Kampung membuat suatu kerajian tangan yaitu Rajut,yang menghasilkan Tas,Masker serta tutu kue, Namun kami masih terkendala dengan pemasarannya’’Jelas Afrido.

Kalau di lihat secara Kualitas hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh Ibu-ibu PKK Kampung Bumi Ratu itu tidak kalah dengan buatan pabrik, Namun hanya kendala yang dihadapi oleh Ibu-ibu pengrajin tersebut yakni masalah pemasaran dari hasil kerajinan itu, Sehingga Afrido mengatakan kedepannya hasil kerajinan itu akan dimasukan kedalam UMKM dan akan di pasarkan melalui pusat kerajinan tangan Way Kanan yang memang telah disediakan tempatnya oleh Dinas UMKM Kabupaten Way Kanan.

‘’Mungkin kedepannya kami akan ikut memasarkan barang-barang kerajinan ini melalui pusat oleh-oleh way kanan yang tempatnya telah disediakan oleh Dinas UMKM’’Papar Afridho.

Selain Kerajinan tangan Rajut, Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk juga membuat oleh-oleh Keripik singkong dan ini juga di prakarsai oleh Ibu-ibu PKK Kampung, Namun kembali lagi Afrdho Turiskai selaku PJ.Kampung tersebut mengatakan terkendala oleh pemasaran dan dana sehingga untuk sementara ini pihaknya hanya membuat dalam jumlah sedikit yang memang dijual kepada anggota PKK dan Masyarakat Kampung Bumi Ratu saja, serta penghasilan penjualan itu di masukan kedalam kas PKK kampong.

‘’Jadi Kampung kami ini dimasa corona ini, selain membuat kerajinan tangan Rajut,juga Ibu-ibu PKK nya membuat olahan makanan keripik singkong, tapi itu lah mas, masih terkendala oleh dana dan tempat pemasaran nya’’ Jelas Afridho.

Dari penelusuran oleh RRI, memang apa yang disampaikan oleh PJ.Kepala Kampung itu ada benarya, Semua hasil kerajinan tangan itu berupa 'rajut' yang sudah berbentuk Tas, Masker dan tutup kue sangat berkualitas dan bahkan tidak kalah bagusnya dengan buatan Pabrik, apalagi Tas nya yang sangat menarik, Oleh karena itu tidak salah ingin melihat dan memiliki semua barang-barang hasil rajutan Ibu-ibu PKK Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan silahkan datang ke Kantor Kampungnya dan tentu ini merupakan ide kreatif dimasa pandemi covid. 19 yang sangat kreatif dan juga dapat menambah tahap.            

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00