Gandakan Hasil Panen Petani Lampung, Pusri Luncurkan Pupuk NPK Singkong

KBRN, Lampung Tengah: Guna mendukung produktivitas singkong dan membangun industri yang terintegrasi di Provinsi Lampung, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), Selasa(06/10/20), melaksanakan soft launching Pupuk NPK Singkong di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.

Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh, seusai menghadiri peluncuran Kartu Petani Berjaya (KPB) oleh Menteri Pertanian dan Gubernur Lampung di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, mengatakan, selain urea dan produk inovasi lainnya, Pusri memiliki produk unggulan lain yaitu Pupuk NPK dengan berbagai formula yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, diantaranya Pupuk NPK Kopi, Pupuk NPK Sawit dan Pupuk NPK Singkong.

NPK Singkong Pusri dengan formula 17-6-25, mengandung hara makro lengkap dan memiliki manfaat dapat memacu pertumbuhan vegetatif tanaman, meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman serta pembentukan ubi.

Pengujian ini menurutnya, dimulai pada Desember 2019, varietas singkong yang digunakan adalah Varietas Baroqah yang berkadar pati tinggi, dengan jarak tanam 1x1 meter dan populasi per hektar yaitu 10.000 batang, penggujian pupuk NPK Singkong ini menggunakan rekomendasi pemupukan yang disusun berdasarkan hasil analisa tanah di lokasi penanaman yang dilakukan Tim Riset Pusri.

"Kami memberikan hasil inovasi dari Pusri, dimana kami melihat bahwa di Lampung ini potensinya luar biasa, tadi Gubernur Lampung mengatakan singkong merupakan produk unggulan di Lampung, sebelum Presiden menugaskan untuk budidaya singkong di daerah Kalimantan Tengah, kami sudah merespon duluan, jadi pada saatnya nanti sebelum ke Kalimantan Tengah, kita tingkatkan dulu produksi di Lampung ini," ujar Tri.

Dijelaskannya, setelah dilaksanakan pengujian pada lahan singkong, NPK Singkong Pusri 17-6-25 dapat meningkatkan hasil panen sebesar 41 ton/ha atau peningkatan diatas 50 persen lebih besar dibandingkan hasil panen perlakuan petani yaitu sebesar 21 ton/ha.

Dengan hadirnya NPK Singkong diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

Terkait dukungan untuk program Kartu Petani Berjaya (KPB), Tri Wahyudi Saleh, menegaskan pihaknya berkomitmen menyediakan ketersedian pupuk.

Menurutnya, sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam mendukung ketahanan pangan nasional, PT Pusri Palembang selalu berupaya dalam mensejahterakan petani.

"Yang jelas Pusri selalu berkomitmen, dan untuk Lampung kami mendukung, jadi sistem pembayarannya sudah diatur dengan Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara), tapi pupuknya tetap dari Pusri, kami sudah siapkan tidak hanya yang SO yang komersil juga kami siapkan," kata Tri Wahyudi Saleh.

Beberapa waktu lalu Branch Manager Penjualan PSO Wilayah Lampung, Taufiek mengatakan, bahwa per tanggal 30 September 2020 telah menyediakan stok di Provinsi Lampung sebanyak 68.607,9 Ton yang tersebar di lini II dan Lini III, selain itu di Lini IV atau di kios pengecer telah siap stok sebanyak 9.676 Ton.

Selain itu dalam menghadapi musim tanam, Pusri tetap menerapkan protokol COVID-19 dan menyediakan produk inovasi dan komersil, diantaranya, jenis Pupuk Majemuk, Pupuk Tunggal, Pupuk Hayati dan Pupuk Mikro.

"Kami akan terus mendukung untuk kelancaran dan kesuksesan program Kartu Petani Berjaya (KPB) ini," ujar Taufiek.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00