Warga Sumringah, SPBU BBM Satu Harga Bertambah Di Lambar

KBRN, Lampung Barat: Kabupaten Lampung Barat yang memiliki luas 2.142,78 km2 saat ini telah memiliki 4 lembaga penyalur BBM satu harga, setelah pada 2018 lalu diresmikan pertama kali di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, lembaga penyalur BBM satu harga baru-baru ini juga diresmikan Kementerian ESDM, PT. Pertamina (Persero) dan Pemkab Lampung Barat.

3 lembaga penyalur BBM satu harga tersebut yaitu SPBU KOMPAK 26.348.06 di Kecamatan Pagar Dewa, SPBU KOMPAK 26.348.07 di Kecamatan Air Hitam dan SPBU KOMPAK 26.348.08 di Kecamatan Kebun Tebu.

Peresmian tersebut dipusatkan di SPBU KOMPAK 26.348.06 yang terletak di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat yang berjarak kurang lebih 207 kilometer atau memakan waktu tempuh 4,5 jam dari pusat Kota Bandarlampung.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, Selasa(29/09/20), mengatakan, peresmian lembaga penyalur BBM satu harga ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memudahkan mendapatkan BBM dan memajukan daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

Menurut Parosil, dengan hadirnya lembaga penyalur BBM satu harga tersebut dirinya yakin akan semakin dapat mengurangi angka kemiskinan serta mendongkrak potensi pariwisata di daerah ini seperti wisata danau keramikan yang hanya ada dua di dunia.

Dirinya meminta jajaran aparatur pemerintah setempat dan TNI/Polri untuk menjaga aset ini, mulai dari pelayanan hingga penyalurannya agar distribusinya merata kepada masyarakat.

Dijelaskan Bupati, masyarakat dari daerah ini biasanya mencari BBM ke daerah Way Tenong atau Tambahang yang cukup jauh jaraknya atau kepada pengecer dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan harga normal.

Parosil yakin akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan dengan adanya SPBU ini.

“Saya harap juga kedepan program pembangunan lembaga penyalur BBM satu harga lainnya di Kecamatan Gedung Surian dan Kecamatan Lombok Seminung akan segera terwujud,” ujar Parosil Mabsus.

Sementara Sales Area Manager Retail Lampung Bengkulu PT Pertamina (Persero), Donny Brilianto mengatakan, hadirnya tiga titik tambahan lembaga penyalur BBM satu harga di wilayah Lampung Barat harus dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat Lampung Barat.

Selain menjual BBM, lembaga penyalur ini dikatakan Donny juga menyediakan elpiji bright gas 5,5 kg maupun pelumas untuk kendaraan bermotor dengan harga terjangkau.

“Saya berharap aparat terkait dapat ikut mengawasi operasional lembaga penyalur BBM satu harga ini sehingga penyalurannya bisa dinikmati seluruh warga,” kata Donny Brilianto.

Salah seorang warga setempat, Endang Suryana mengaku sangat senang dan bersyukur dengan adanya SPBU BBM satu harga, dengan kehadiran lembaga penyalur satu harga ini, dirinya bisa menikmati harga BBM yang sama dengan daerah lain di Provinsi Lampung.

Menurut pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul kopi tersebut, sebelum adanya SPBU satu harga ini, dirinya biasa membeli BBM jenis premium di pengecer dengan harga Rp10 ribu atau membeli di daerah Fajar Bulan yang berjarak 40 kilometer dari Kecamatan Pagar Dewa.

“Senang dengan adanya SPBU ini, sebelumnya kadang-kadang beli dieceran dengan harga Rp10 ribu untuk premium, kalo tidak ke SPBU terdekat di daerah Fajar Bulan yang jaraknya dari sini 40 kilometer,” ungkap Endang Suryana.

Saat ini, 7 titik SPBU BBM satu harga telah beroperasi di Sumbagsel dari target 15 titik yang dibebankan pemerintah kepada PT. Pertamina di tahun 2020, sebarannya meliputi Kabupaten Musi Banyuasin, Bengkulu Utara, Lampung Barat  dan Musi Rawas Utara, empat titik BBM 1 harga telah eksisting sejak 2018, dan 3 titik baru saja diresmikan di Lampung Barat.

Hadirnya lembaga penyalur BBM satu harga ini diharapkan tidak memberikan keseragaman harga BBM di masyarakat tetapi juga memberikan akses BBM bagi warga di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar sehingga mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00