Pemkot Bandar Lampung Terus Mendorong Kestabilan Perekonomian Dengan Meningkatkan Sektor UMKM

KBRN Bandar Lampung: Guna mendorong percepatan keuangan daerah dan meningkatkan keuangan masyarakat Bandar Lampung membantu perijinan bagi para pelaku UMKM di-Bandar Lampung.

Menyetujui pernyataan pansus DPRD kota Bandar Lampung, terkait kesetaraan hidup masyarakat dalam program ekonomi kerakyatan Walikota Bandar Lampung Herman HN, usai mengikuti rapat paripurna di Bandar Lampung Kamis, (02/07/2020) bagi RRI megatakan, setiap hari upah menimum kota Bandar Lampung. Hal tersebut menurutnya tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup tenaga kerja masyarakat Bandar Lampug.

“Kita Tiap tahun ya UMK-nya naik terus selama saya walikota dari 2010 sampai saat ini naik terus ini tidak lain bagaimana taraf hidup tenaga pekerja ini lebih baik lagi kedepan.”Ujarnya.

Sedangkan dalam upaya peningkatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam percepatan keuangan daerah mendorong agar semua UMKM memiliki ijin usaha.

Sehingga para pelaku usaha UMKM yang butuh permodalan bisa dengan mudah medapatkan pinjaman dengan suku bunga yang ringan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Walikota menegaskan dirinya bersama jajaran akan berusaha secara maksimal untuk meggerakkan UMKM agar perekonomian daerah kota Bandar Lampung bisa stabil.

 “UMKM ini, inikan saya dorong dengan pak sekda, apa lagi kita percepatan keuangan daerah, untuk UMKM, UMK yang belum ada perijinan kita bantu bagaimana dia mendaptkaan perijinan, dia bisa Pinjam KUR, ini udah saya gerakkan semua. Perkenomian, Bandar lampung, bagaimana mungkin ini bisa diperbaiki. ”Ugkap wali kota itu.   

Lebih Lajut Herman HN menjelaskan dengan adaya surat ijin para pelaku UMKM ini saat ini bisa mendapatkan pinjaman modal dari 25 juta rupiah menjadi 50 juta rupiah dengan bunga pinjaman sekitar 7 persen.

Untuk itu semua OPD terkait telah disediakan untuk membantu dan memfasilitasi perijinan yang disetujui UMKM. Namun, para UMKM harus memenuhi semua persyaratan yang diperlukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00