Walikota Bandar Lampung : Pemuda Harus Trampil Dalam Menciptakan Peluang Ekonomi Kreatif

KBRN Bandar Lampung : Generasi Muda Haus Mampu Berkontribusi dan Berkereatif Dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif yang Dapat Memajukan Daerahnya Serta Indonesia Pada Umumnya.

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, saat bersama walikota se-Indonesia dalam kegiatan HUT APEKSI ke 22 tahun 2022 kepada RRI, Sabtu (28/05/2022) diBandar Lampung mengatakan, para kaula muda harus semangat. Sebab menurutnya generasi muda merupakan estapet bagi pembangunan daerah, bangsa dan negara secara luas.

Untuk menjadi pemuda yang kreatif tentunya harus melalui sebuah proses, dengan belajar yang baik kemudian bekerja yang baik maka itu lah yang menjadi tolok ukur sebagai generasi muda yang baik dan memiliki semangat dalam membangun.   

“Pemuda harus tetap semangat dong dan juga anak-anak muda harus memberikan yang terbaik, terutama belajar dengan baik, kemudian bekerja dengan dan tentunya akan menjadi tolok ukur bahwa kita adalah pemuda yang penuh semangat dan memiliki kratif dalam pembangunan,”Ujarnya.

Walikota juga mengungkapkan bahwa para waikota yang hadir dan mengikuti kegiatan apeksi juga sangat mengapresiasi kepada pemuda dan masyarakat Lampung yang sudah mendukung pemerintah kota Bandar Lampung.

Melalui kebersamaan semua tersebut sehingga para walikota menilai sebagai kunci kesuksesan kota Bandar Lampung terutama pada sektor ekonomi kreatif.

 “Apalagi disini ada para walikota yang mengucapkan terima kasih pada para pemuda, warga masyarkat kota Bandar Lampung, semua yang ada disini kerja sama yang luarbiasa,”Ungkapnya

Lebih lanjut Eva Dwiana mengajak agar pada pemuda khususnya untuk lebih meningkatkan potensi diri dan lebih semangat untuk berkreatif sehingga lebih mempercepat untuk bangkitnya perekonomian dari keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

Kepada Masyarakat secara umum juga diminta  untuk terus mendukung segala program pemerintah agar tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran yang bisa dinikmati bersama.   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar