Petani Lebah Madu Pringsewu Berharap Pendampingan Pemerintah

KBRN, Pringsewu : Kelompok petani lebah madu di Kabupaten Pringsewu mengharapkan pemerintah daerah terus mendukung dan memberikan pembinaan serta pendampingan agar produk yang dihasilkan dapat bersaing secara nasional maupun internasional.

Ketua Kelompok Tani Lebah Madu Omah Tawon Mataram Pringsewu yang juga Ketua Inspirator Lebah Madu Indonesia (ILMI) Kabupaten Pringsewu Yulianto kepada RRI mengatakan keberadaan Omah Tawon Mataram (OTM) yang berada di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu  salah satunya adalah disebabkan karena adanya keinginan untuk menunjukkan kepada khalayak ramai bahwa Pekon Mataram memiliki potensi menjanjikan, yakni wisata edukasi lebah madu. 

Wisata Edukasi Omah Tawon Mataram yang menempati areal seluas 1 hektar dan berpotensi untuk terus dikembangkan ini diinisiasi oleh kelompok budidaya lebah madu klanceng pekon setempat.

Yulianto juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat Lampung bahwasanya kalau ingin mendapatkan madu murni, boleh datang ke Omah Tawon Mataram yang betul-betul terjamin keasliannya sekaligus mendapatkan edukasi tentang lebah madu.

Terkait budidaya lebah madu ini, Yuli juga mengutip salah satu ayat dalam Al-Qur’an yakni  dalam Surah An-Nahl, yang menyebutkan ‘Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah. Buatlah sarang di gunung-gunung, pohon-pohon, kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia’. Dan kutipan ayat-ayat suci Al-Qur'an tentang lebah madu ini juga menghiasi sejumlah sudut di Omah Tawon Mataram tersebut. "Kami berharap kedepan OTM bisa menjual produknya sesuai dengan harapan masyarakat,  yakni memiliki perizinan untuk menjual madu murni yang betul-betul terjamin keasliannya", ujarnya. 

Selain itu, pihaknya juga mempunyai rencana untuk  mempublikasikan wisata edukasi Omah Tawon Mataram secara lebih luas lagi. "Diharapkan para mahasiswa, guru, kepala sekolah serta jajaran Dinas Pendidikan dan lainnya bisa beredukasi di Omah Tawon Mataram sesuai dasar keilmuan mengenai Lebah Madu", harapnya. (*/ Isnanto Hapsara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar