Bea Cukai Sumbagbar Imbau Masyarakat Lampung Hindari Rokok Ilegal

KBRN, Bandarlampung: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) mencatat setidaknya telah dilakukan penegahan atau penangkapan sejumlah 44 juta batang rokok ilegal pada tahun 2021, angka tersebut merupakan capaian besar jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar), Ichlas M Nasution, mengungkapkan kondisi geografis Lampung yang memiliki banyak perkebunan menjadikan Lampung dan sekitarnya memiliki pangsa pasar yang tinggi untuk peredaran rokok ilegal.

“Untuk rokok yang sering kami jumpai di tahun 2021 dan kami tindak adalah rokok polos dan rokok dengan pita cukai palsu “ jelas Ichlas kepada RRI.co.id Rabu (27/01)

Ichlas menambahkan pihaknya fokus terhadap pengawasan barang-barang yang mengganggu kesehatan masyarakat dan juga yang mengancam perekonomian masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

Sementara itu, angka penangkapan rokok ilegal di awal tahun 2022 ini telah mencapai 10 juta batang rokok. Ichlas berharap di tahun 2022 masyarakat Provinsi Lampung meningkatkan kesadarannya agar dapat membantu memerangi peredaran rokok ilegal.

“Karena rokok ilegal ini mengganggu penerimaan negara khususnya dari sektor cukai yang merupakan kontributor terbesar perekonomian negara ini setelah Sektor Pajak” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar