Harga GKP Di tingkat Petani Naik 2,35 Persen

KBRN Bandarlampung, Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani naik sebesar 2,35 persen. Harga beras tingkat penggilingan kualitas Premium mengalami kenaikan sebesar 2,47 persen.

Selama November 2021, Survei Harga Produsen Gabah mencatat 50 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP).

Menurut Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai 5.100 rupiah per kilogram pada gabah

kualitas GKP dengan Varietas Ciherang yang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Pembelian

Pemerintah (HPP). Sedangkan harga gabah terendah mencapai 4.200 rupiah per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.

"harga gabah di tingkat petani naik di bulan November 2021. Kenaikan rata- rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 2,35 persen", jelas Riduan (06/12/2021).

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi 5.220 rupiah per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Harga tersebut diatas HPP.

Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu 4.300 rupiah per kilogram dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan naik sebesar 2,61 .

Harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai 10.500 rupiah per kilogram untuk kualitas Premium. Sementara itu, harga beras terendah yang diperjual belikan bulan ini mencapai harga 7.800 rupiah per kilogram untuk beras kualitas Medium. Rata-rata harga beras tingkat penggilingan kualitas Premium mengalami kenaikan sebesar 2,47 persen, sedangkan harga beras tingkat penggilingan kualitas Medium turun sebesar 1,10 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar