November 2021, NTP Lampung Naik 0,67 Persen

KBRN Bandarlampung, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung November 2021 naik 0,67 persen. Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat merupakan NTP tertinggi.

Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Menurut Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan, NTP Provinsi Lampung November 2021 sebesar 105,25 atau naik 0,67 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Peningkatan NTP pada November 2021 disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian yang lebih tinggi dibandingkan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun biaya produksi dan penambahan barang modal.

Peningkatan NTP November 2021 dipengaruhi oleh naiknya NTP di beberapa subsektor pertanian, yaitu Subsektor Tanaman Pangan, Subsektor Hortikultura, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat , dan Subsektor Perikanan Tangkap.

"sementara itu, NTP pada subsektor lainnya mengalami penurunan yaitu Subsektor Peternakan dan Subsektor Perikanan Budidaya", jelas Riduan (05/12/2021).

Pada November 2021 terjadi peningkatan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Lampung sebesar 0,35 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Lampung November 2021 sebesar 105,53 atau naik 0,60 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar