September 2021, Lampung Inflasi 0,05 Persen

KBRN Bandar Lampung, September 2021, Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 0,05 persen. Inflasi tertinggi terjadi pada Kelompok Transportasi sebesar 0,81 persen.

September 2021, IHK Lampung mengalami kenaikan indeks, dengan demikian terjadi inflasi sebesar 0,05 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan, dalam rilis BPS Provinsi Lampung, Jumat pagi (01/10/2021) menjelaskan, berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender September 2021 mengalami inflasi sebesar 0,57 persen, selanjutnya inflasi tahun ke tahun September 2021 terhadap September 2020 adalah sebesar 1,56 persen.

Menurut Riduan, dari sebelas kelompok pengeluaran, lima kelompok pengeluaran mengalami inflasi, yaitu kelompok transportasi yang mengalami inflasi tertinggi, selanjutnya kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dan kelompok perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga. Sebaliknya tiga kelompok lainnya yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami penurunan indeks (deflasi), kelompok makanan, minuman dan tembakau dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan. Sementara, tiga kelompok lainnya yaitu kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok pendidikan dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya tidak mengalami perubahan indeks.

"adapun sepuluh komoditi yang memberikan andil inflasi terbesar selama bulan September 2021, adalah rokok kretek filter sebesar 0,14 persen; mobil 0,08 persen; minyak goreng 0,04 persen; daging ayam ras 0,02 persen; angkutan udara; rokok putih; seng; kacang panjang; nasi dengan lauk; dan cumi-cumi masing-masing sebesar 0,01 persen", jelas Riduan.

Lebih lanjut diejlaskan Riduan, dari dua kota pemantauan di Lampung pada September 2021, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,07 persen, dan Kota Metro deflasi sebesar 0,11 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00