BMKG Lampung Ingatkan Potensi Bencana Karena Fenomena Angin Kencang Di Puncak Musim Penghujan

Hujan disertai angin kencang mengguyur kota Bandarlampung, Kamis(21/01/21).

KBRN, Bandarlampung: BMKG Lampung mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir mewaspadai fenomena angin kencang yang diprediksi akan terjadi dalam 3 hari kedepan.

Kasi Data dan Informasi BMKG Radin Intan II Lampung, Rudi Hariyanto, Kamis(21/01/21), mengatakan, pola kecepatan angin beberapa hari ini di Provinsi Lampung mengalami peningkatan, secara global dipengaruhi oleh siklon tropis Joshua di Samudera Hindia dan badai tropis Jimmy di utara Australia, adanya daerah bertekanan rendah di Samudera Hindia di sebelah Selatan Jawa ditambah lagi fenomena Madden Julian Oscillation sedang aktif saat ini yang mempengaruhi kecepatan angin di wilayah Indonesia termasuk Lampung.

Ditambahkan Rudi, kecepatan angin berdasarkan pengamatan masih batas normal, tetapi saat-saat tertentu seperti saat akan turun hujan kecepatan angin akan lebih tinggi dari biasanya karena adanya awan cumulonimbus yang membawa hembusan angin dan hujan.

Menurut Rudi, daerah pesisir di Provinsi Lampung seperti Pesisir Barat, Tanggamus termasuk juga Bandarlampung dan Lampung Selatan yang paling berpengaruh dengan adanya angin kencang tersebut, karena sirkulasi udara yang berasal dari samudera hindia masuk ke Lampung melalui arah barat dan utara.

"Kondisi ini diperkirakan akan terjadi hingga 3 hari kedepan," ujar Rudi.

Dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Radin Intan II Lampung itu, angin kencang dan curah hujan dengan intensitas sedang dan lebat harus diwaspadai oleh masyarkat karena dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi di wilayah rawan bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00