72 Persen Sekolah di Way Kanan Siap Melaksanakan KBM Tatap Muka

Kepala Disdikbud Way Kanan,Usman Karim.

KBRN,Way Kanan: Pemerintahan Kabupaten Waykanan telah membentuk Tim Gugus Tugas Khusus (TGTK) sebagai salah satu persiapan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka langsung di tengah situasi pandemi covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan, Usman Karim kepada rri.co.id ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (20/01/2021) menjelaskan atas dasar perintah dari Bupati Way Kanan selaku pimpinan telah membentuk tiga tim dan telah melakukan verifikasi terhadap 114 sekolah, dimana lanjutnya verifikasi itu dilakukan selama enam hari dimulai dari tanggal 6 hingga 12 januari 2021.

Dijelaskan Usman Karim, dari hasil verifikasi itu diketahui bahwa dari 114 sekolah yang telah dilakukan verifikasi sesuai tingkatannya masing-masing diketahui sebanyak delapan puluh dua sekolah yang sudah siap untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka sedangkan tiga puluh dua belum siap untuk melaksanakan KBM secara tatap muka,

''Dari hasil verifikasi itu diketahui bahwa dari 114 sekolah yang telah dilakukan verifikasi sesuai tingkatannya masing-masing diketahui sebanyak delapan puluh dua sekolah yang sudah siap untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka sedangkan tiga puluh dua belum siap untuk melaksanakan KBM secara tatap muka''.Jelas Usman Karim.

Dengan rincian untuk SMA sederajat hanya 16 sekolah yang sudah siap sedangkan 10 belum siap,kemudian untuk tingkat SMP sederjat ada 20 sekolah yang sudah siap,sedangkan 10 belum siap,selanjutnya untuk tingkat SD ada 46 sekolah yang sudah siap sedangkan 12 belum siap,sehingga Usman Karim mengatakan kalau dipersentasekan ada 72 persen yang sudah siap sedangkan  28 persen belum siap untuk melaksanakan KBM secara tatap muka.

''Untuk SMA sederajat hanya 16 sekolah yang sudah siap sedangkan 10 belum siap, kemudian untuk tingkat SMP sederjat ada 20 sekolah yang sudah siap, sedangkan 10 belum siap,selanjutnya untuk tingkat SD ada 46 sekolah yang sudah siap sedangkan 12 belum siap, sehingga Usman Karim mengatakan kalau dipersentasekan ada 72 persen yang sudah siap sedangkan  28 persen''.Lanjutnya.

Lebih lanjut Usman Karim menjelaskan dari hasil verifikasi yang telah dilakukan oleh tim nantinya akan dilaporkan dengan bupati yang nantinya akan dibuatkan keputusan terkait kapan akan dimulai kegiatan belajar mengajar secara tatap muka bagi sekolah yang sudah siap.   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00