Reihana : Libur Panjang, Sebaiknya Berkumpul Dengan Keluarga di Rumah

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Dr. Reihana, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (27/10/2020)

KBRN, Bandarlampung : Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan selama libur dan cuti bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Sebaiknya libur dan cuti bersama dimanfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga, dan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah," pinta Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, Selasa (27/10/2020) malam.

Berkumpul dengan keluarga lanjut Reihana, dapat meningkatkan imunitas tubuh dan bisa terhindar dari penularan virus Corona.

"Kalau berlibur dan pergi ke luar daerah, kemungkinan besar kita pulang membawa virus dan menularkan keluarga yang ada di rumah," tandasnya.

Saat ini kata Reihana, pemerintah masih terus melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung.

Namun, upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah harus mendapatkan dukungan dari masyarakat.

"Pemerintah menyiapkan berbagai aturan. Tapi masyarakat juga harus membantu dan mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir," sambung Reihana.

Sementara kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung masih terus bertambah. Hari ini kasus positif bertambah sebanyak 40 orang total menjadi 1.686.

Dari penambahan 40 kasus itu, Kota Bandarlampung menyumbang sebanyak 32 kasus. Sedangkan sisanya berasal dari Lampung Utara, Metro, Lampung Barat, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu dan Kabupaten Lampung Selatan.

"Hari ini juga ada penambahan 24 pasien selesai isolasi dalam arti sembuh. Pasien sembuh terbanyak dari Bandarlampung ada 19 orang. Selebihnya berasal dari Metro, Lampung Timur, Tanggamus, Lampung Tengah dan Tulangbawang," pungkasnya.

Pasien konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah 4 orang, sehingga total menjadi 68 orang. Semua pasien yang meninggal dunia berasal dari Bandarlampung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00