Kasus Positif Covid-19 Bertambah 24 Orang, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Update perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Lampung, Selasa (22/9/2020)

KBRN, Bandarlampung : Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung bertambah sebanyak 24, total saat ini 762 kasus, Selasa (22/9/2020).

Dari penambahan 24 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu, satu diantaranya meninggal dunia.

"Hari ini terdapat tambahan 24 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Tambahan berasal dari Lampung Tengah sebanyak 16 kasus, Lampung Utara 2 kasus, Tanggamus 3 kasus, Bandarlampung 2 kasus, dan Metro 1 kasus," jelas Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana Selasa petang.

Ia menjelaskan pasien nomor 739-754 berasal dari Kabupaten Lampung Tengah. "Pasien 739-747 merupakan hasil tracing dari kasus probable atau pasien yang diyakini suspek. Sedangkan pasien nomor 748-753 didapat dari tracing pasien nomor 637. Pasien nomor 754 juga tracing dari pasien 690. Semuanya menjalani isolasi mandiri," urainya.

Sementara Reihana melanjutkan sebanyak 8 orang, yakni pasien nomor 755-762 berasal dari Tanggamus, Metro dan Kota Bandarlampung. "Empat kasus didapat dari hasil tracing, dan empat lainnya merupakan kasus baru," tandas Reihana.

Dari 8 kasus itu, enam orang menjalani isolasi mandiri, 1 dirawat di rumah sakit dan 1 kasus lainnya meninggal dunia.

"Pasien yang meninggal dunia nomor 761 dari Bandarlampung, diketahui memiliki penyakit penyerta, yakni jantung dan gagal ginjal. Pasien laki-laki usia 71 ini meninggal pada 20 September 2020 lalu. Namun hasil swab baru diterima kemarin," pungkasnya.

Lantaran terkonfirmasi positif terpapar virus Corona, jenazah dimakamkan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19.

Selain penambahan kasus positif, Satgas juga merilis 6 pasien yang selesai menjalani isolasi dan sudah dinyatakan sembuh.

"Pasien yang selesai isolasi berasal dari Bandarlampung 2 orang, Metro 2 orang, dan Kabupaten Pringsewu serta Lampung Utara masing-masing 1 orang," tutup Reihana.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00