10 Agustus 2020, Way Kanan Menerapkan Pembelajaran Tatap Muka

KBRN,Way Kanan:  Kabupaten Way Kanan 10 Agustus 2020 telah siap melaksanakan Sekolah tatap muka berdasarkan keputusan bersama komite, dan orang tua siswa yang menyatakan bahwa anaknya sudah siap untuk mengikuti sekolah tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan, Usman Karim, kepada wartawan rri.co.id di ruang kerjanya, Rabu (05/8/2020) mengharapkan sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan jelang pembelajaran tatap muka tingkat SMP pada 10 Agustus 2020, jangan sampai terjadi ada klaster baru Covid-19 dari dunia pendidikan. Selanjutnya kata Usman Karim, secara keseluruhan dari 87 sekolah dari jumlah murid itu yang sudah siap mengikuti sekolah tatap muka sebanyak 88% sedangkan 12% yang belum siap sekolah karena orang tuanya menolak sekolah tatap muka, bagi mereka yang tidak mengikuti sekolah tatap muka, mereka akan dilakukan pembelajaran secara daring.

"Secara keseluruhan dari 87 sekolah dari jumlah murid itu yang sudah siap mengikuti sekolah tatap muka sebanyak 88% sedangkan 12% yang belum siap sekolah karena orang tuanya menolak sekolah tatap muka, bagi mereka yang tidak mengikuti sekolah tatap muka, mereka akan dilakukan pembelajaran secara daring"Jelas Usman Karim.

Dirinya juga mengatakan protokol kesehatan yang harus di patuhi bagi siswa saat masuk sekolah tatap muka adalah, harus pakai masker, jika tidak punya masker sekolah harus memberikan masker, cek suhu badan, cuci tangan pakai sabun sebelum masuk kelas, setelah itu duduk di bangku yang telah disediakan, tidak boleh ngobrol, pelajaran dimulai setelah selesai belajar siswa langsung pulang karena tidak ada jam istirahat.

"Kalau pun ada dua ship, maka harus ada jeda setengah jam antara pulang dan masuk sekolah, untuk menghindar mereka saling ketemu dan ngobrol, pintu gerbang dan halaman sekolah"lanjutnya.

Selain itu, kesiapan sekolah harus benar-benar sesuatu dengan SOP masing-masing sekolah seperti harus menyediakan masker bagi siswa yang tidak punya masker, tempat cuci tangan, jaga jarak, satu lokal hanya 18 siswa dengan jarak bangku yang sudah di tentukan sesuai dengan protokol kesehatan, Sedangkan untuk sekolah dasa (SD) masuk sekolah tatap muka mulai tanggal 7 September dan untuk Pendidikan anak usia dini (PAUD) masuk sekolah tatap muka tanggal 2 November 2020.

Lebih lanjut Usman Karim, mengatakan jangan karena semangat baru buat mereka karena sudah lama mereka tidak belajar tatap muka, akan tetapi dengan semangat ini kita harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak didik kita, sekolah di harapkan benar-benar menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai terjadi ada klaster baru Covid-19 dari dunia pendidikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00