Tidak Dilengkapi Surat Jalan Delapan Unit Kendaran Pribadi Diputar Balikan Petugas KSKP Bakauheni

Tidak Memiliki Kelengkapan Surat Standar Pengendalian Arus Transpirtasi Masa Pandemi Civid-19 Delapan Unit Kendaraan Pribadi Batal Menyebrang ke Merak Banten

KBRN, Lampung Selatan : Sebanyak delapan unit kendraan pribadi R4 yang akan melajukan penyeberangan dari Bakauheni Lampung menuju ke pelabuhan Merak Banten terpaksa harus diputar balikan petugas pemeriksaan Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. 

Menurut Iptu. Ferdiansyah Kapolsek Sektor  kawasan pelabuhan (KSKP) Bakauheni Lampung Selatan,  Kamis, (28/05/2020) delapan unit kendaraan pribadi yang bermuatan penumpang tersebut tidak memiliki surat-surat kelengkapan yang menjadi syarat dalam melakukan perjalanan selama pandemi covid-19.

Sehingga pihaknya harus menjalankan tugas sesuai prosedur protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 dimasa pandemi yang berkaitan dengan pengendalian arus transportasi.

"Jadi sebanyak delapan unit kendaraan itu, tidak dilengkapi dengan surat kelengkapan sebagaimana yang sudah menjadi ketentuan dalam protokol kesehatan, maka kami harus putar balikkan mereka " Ujar Kapolsek KSKP Bakauheni Lamsel.

Hal tersebut sebagaimana peraturan pemerintah tentang larangan mudik dan permenhub No. 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama pandemi covid-19

Salah seorang pengemudi mengaku bernama Sarwidi mengatakan, mereka sekeluarga merupakan warga Purwakarta  yang hendak kembali setelah mengunjungi sanak saudara di Palembang Sumatera Selatan.

Namun ketika hendak melakukan penyeberangan di pelabuhan Bakauheni ke Merak Banten, karena tidak memiliki kelengkapan surat  maka petugas menyuruh kami putar balik untuk memnuhi terlebih dulu surat yang menjadi persyaratan dimaksud.

"kita sekeluarga ini mau pulang kejawa mas, ada anak dan istri dan saudara saya, tapi pas dipintu masuk pelabuhan kita dimintai surat-surat ya karena gak punya maka disuruh putar balik,"Terangnya.

Lebih lanjut Sarwidi  mengatakan karena surat perjalanan  sudah ketentuan dalam setuasi saat ini maka terpaksa harus kembali untuk mengurus kelengkapan surat dimaksud.

Sehingga nantinya dapat diperbolehkan untuk kembali menuju Purwakarta dan dirinya mengakui bahwa jika memiliki perlengkapan dokumen dimaksud maka tidak sulit untuk melakukan perjalanan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00