Inovasi Ecourt Eltigasi Pengadilan akan Berikan Kemudahan Bagi Masyarakat.

Sosialisasi Ecourt Eltigasi tahun 2022 di ruang rapat utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan,

KBRN,Way Kanan: Banyak hal dalam layanan publik yang dibangun atau di ciptakan Pengadilan Negeri Blambangan Umpu  untuk meningkatkan, Hal ini dilakukan Pengadilan Negeri Blambangan Umpu guna memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan masalah persidangan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Blambangan Umpu, Muhammad Noor Yustisiananda kepada RRI pada sosialisasi Ecourt Eltigasi tahun 2022 di ruang rapat utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan, Rabu, (10/08/2022). 

‘’Tujuan dilaksanakan acara tersebut agar masyarakat maupun pihak-pihak yang berhubungan dengan pengadilan dapat mengakses pengadilan dengan mudah’’Jelas M.Noor Yustisiananda.

Sebab Lanjutnya  e-Litigasi sendiri akan memuat informasi putusan tanggal putusan, amar putusan, tanggal minutasi dan salinan putusan elektronik dapat diunduh melalui aplikasi tersebut serta mempermudah, baik dari waktu, biaya dengan menghadirkan peserta dari Advokad, Perorangan, Badan Hukum dan Pemerintah.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian Hukum (Kabag Hukum) Sekretariat Pemkab Way Kanan, Aris Supriyanto, Dirinya menjelaskan banyak hal kemudahan yang diperoleh masyarakat dengan Ecourt Eltigasi

‘’Terutama untuk mengakses keadilan dengan cepat, mudah dan biaya murah guna menciptakan persamaan di mata hukum bagi siapapun, Sehingga Masyarakat dapat melakukan proses gugatan dan persidangan secara online tanpa harus datang ke pengadilan’’Jelas Aris Supriyanto.  

Diketahui Pelayanan pengadilan baik yang bersifat administrasi perkara maupun pelayanan pengadilan dituntut untuk melakukan terobosan dan perbaikan kualitas pelayanan. Hasil yang diharapkan adalah masyarakat semakin dipermudahkan untuk memenuhi kebutuhan terkait kepentingan hukum di pengadilan.

tidak dipersulit dan cepat untuk menuntaskan permasalahan personalnya tanpa masalah lain. selain itu dengan diharapkan terobosan dapat mempermudah kinerja-kinerja peradilan yang saat ini sangat masih terhalang dengan waktu, kesempatan maupun ruangan sidang yang terbatas.

Berpedoman pada PERMA Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan secara Elektronik yang telah diubah dengan adanya PERMA Nomor 1 Tahun 2019 tentang

Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan secara Elektronik merupakan salah satu inovasi yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung untuk menjamin kenyamanan pihak yang akan melakukan aktifitasnya, terutama bagi pihak yang akan mendaftarkan, mengikuti sidang di tengah pandemi Covid-19. Dari PERMA tersebut dikembangkanlah aplikasi berbasis online yaitu e-Court atau sistem administrasi pengadilan dan perkara dalam bentuk digital.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar