PMK Menyebar Di 19 Desa

Ilustrasi pemeriksaan PMK

KBRN, Bandar Lampung : Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, berupaya maksimal dalam mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang saat ini Provinsi Lampung dinyatakan telah masuk zona orange penyebaran PMK.

Terlebih menurut Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, drh. Anwar Fuadi, berdasarkan data yang dihimpun, saat ini Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak sapi, telah tersebar di 19 Desa, 12 Kecamatan, dan 5 Kabupaten Kota di Lampung.

Menurutnya penyebaran PMK pada hewan ternak tersebut bersifat sangat dinamis, sehingga upaya pencegahan penyebaran virus tersebut harus dilakukan dengan cepat, salah satunya adalah pemberian vaksinasi hewan.

Dari 19 Desa yang yang terdampak virus PMK tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung menemukan 676 ekor sapi yang sakit.

Namun setelah dilakukan uji laboratorium, hanya terdapat 35 ekor sapi yang dinyatakan positif terkena virus PMK.

"Data terakhir yang kami peroleh, saat ini PMK telah tersebar di 19 desa dibeberapa Kabupaten Kota di Lampung. Upaya maksimal dalam penyebaran PMK ini terus kami lakukan bersama seluruh jajaran terkait," jelasnya (6/7/2022). 

Sementara itu Sekreteris Komisi II DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami, menyatakan pihak legislative mendukung sepenuhnya berbagai upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran PMK di Provinsi Lampung.

Selain mendorong pemerintah pusat untuk percepatan distribusi vaksin PMK, menurutnya DPRD Lampung juga meminta jajaran terkait untuk memperketat masuknya hewan ternak kewilayah Provinsi Lampung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar