Sikapi Naiknya Harga Cabai, BI & Pemprov Lampung Dorong Gerakan Tanam Cabai

KBRN, Bandarlampung: Menyikapi perkembangan kenaikan harga aneka cabai, dalam jangka pendek, KPwBI Provinsi Lampung dan Pemprov Lampung akan kembali mendorong peran Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), yang telah tergabung ke dalam TPID sejak 2019, untuk mengaktifkan kembali “Gerakan Tanam Cabai”.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Irfan Farulian dalam rilis yang diterima RRI, Minggu(02/07/22), mengatakan, selain itu juga telah diselenggarakan Pasar Murah untuk komoditas aneka cabai oleh Disperindag, berkolaborasi dengan BULOG, BI, dan Kelompok Tani dari daerah Ketapang, Lampung Selatan yang memiliki lahan cabai merah dan rawit seluas 5 Ha. Pasar Murah dilaksanakan pada tanggal 22 & 25 Juni 2022 di 3 pasar di Bandar Lampung, yaitu Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Gintung. Disperindag telah berkomitmen menyediakan sebanyak 900 kg cabai dalam Pasar Murah tersebut, selain itu, klaster cabai binaan BI juga didorong untuk memasok cabai di kegiatan tersebut.

"Sementara dalam jangka panjang, pemanfaatan KUR dari KPB perlu didorong sebagai modal untuk meningkatkan luas lahan tanam cabai," ujarnya.

Selain itu, inovasi dan digitalisasi dalam kegiatan produksi dapat terus ditingkatkan, diantaranya melalui pembuatan greenhouse dan pemanfaatan alat pengukuran nutrisi tanah. Diperlukan juga sosialisasi yang lebih masif untuk mengajak lebih banyak kelompok tani bergabung menjadi binaan BI untuk mendapatkan dukungan digital farming.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar