Abon Sapi Dari Lampung Mulai Merambah Pasar Nasional

KBRN, Lampung Selatan: Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Mandiri Sejahtera yang terletak di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, sejak tahun 2014 lalu telah mengembangkan olahan daging sapi menjadi produk olahan abon sapi.

Ketua P4S Mandiri Sejahtera, Suhadi, Rabu(29/06/22), menjelaskan, produksi abon sapi ini menggunakan bagian daging sapi yang berkualitas yaitu menggunakan daging has dalam.

Ditambahkan Suhadi, ditambah bumbu-bumbu pilihan dan tanpa bahan pengawet membuat abon sapi ini sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Dikatakannya, dalam sebulan produksi abon sapi ini menghabiskan 10-20 kilogram daging sapi.

Diakui Suhadi, produksi abon sapi ini pemasarannya belum begitu luas karena produksinya juga masih terbatas, hanya mengandalkan pameran-pameran yang diikuti dan pemesanan melalui marketplace yang dikirim ke berbagai daerah di Indonesia meskipun belum rutin.

"Kita punya peternakan sendiri, jadi sapi yang kita besarkan, kita potong di RPH baru kita ambil dagingnya dan diproduksi, omset produk olahan abon sapi ini belum begitu besar, dalam setahun baru sekitar Rp50 juta, kalo omset sapinya Rp3-4 milyar," jelas Suhadi.

Pada tahun ini pihaknya menargetkan penjualan abon sapi meningkat karena dampaknya juga akan menyerap lebih banyak tenaga kerja, selain abon kedepan pihaknya sudah merencanakan produk olahan lainnya seperti dendeng sapi dan bakso sapi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar