Pemda Pringsewu Tolak Fly Over Untuk Atasi Kemacetan

KBRN, Pringsewu : Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu menolak pembangunan jalan layang (fly over) sebagai langkah untuk mengatasi kemacetan lalulintas yang kerap terjadi di jalan nasional di pusat kota Pringsewu. Sebab, dengan adanya fly over dikhawatirkan akan mematikan perekonomian warga, terutama kawasan pertokoan yang berada di bawahnya.

Kepala Bappeda Pringsewu A.Fadoli kepada wartawan mengatakan solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan lalulintas jalan nasional di kota Pringsewu adalah dengan membangun jalan lingkar. "Kita arahkan untuk membangun jalan lingkar, kalau memang untuk memperlancar arus lalulintas di jalan nasional, karena kita juga sudah menyiapkan space yang rencananya akan dibangun Jalur Lingkar Utara dan Lingkar Selatan", katanya.

Untuk Jalur Lingkar Utara, jelas Fadoli, yakni dari Tambahrejo melewati SMK Negeri Gadingrejo, Klaten, Podorejo, Bumiarum dan keluar di Goa Maria, Pajaresuk. Sedangkan Jalur Lingkar Selatan dimulai dari Wates, Way Bayas dan keluar di sekitar RSUD Pringsewu.  (*/ Isnanto Hapsara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar