Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Memberikan Pembekalan Calon Peratin Tahun 2022

KBRN, Pesisir Barat: Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, membuka secara lansung acara tersebut Pembekalan Calon Peratin Tahun 2022 di GSG  Selalau Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat Jumat (20/05)

Dalam sambutannya Bupati Pesisir Barat menyampaikan penyelenggaraan pemilihan peratin serentak di Kabupaten Pesisir Barat tahun 2022 berdasarkan pada ketentuan peraturan daerah kabupaten pesisir barat nomor 7 tahun 2016 tentang pemilihan peratin, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan peraturan daerah kabupaten pesisir barat nomor 10 tahun 2021 tentang perubahan kedua atas peraturan daerah kabupaten pesisir barat nomor 7 tahun 2016 tentang pemilihan peratin. 

Pada tahun 2022 ini terdapat 68 (enam puluh delapan pekon) dari 11 (sebelas) kecamatan yang akan menyelenggarakan pilratin serentak. Setiap tahapan pelaksanaan pilratin akan terdapat titik kerawanan yang berpotensi menimbulkan permasalahan. 

“Guna meminimalkan potensi kerawanan yang ada maka kepada seluruh pihak yang terkait, baik panitia pilratin, LHP, peratin, calon peratin, untuk selalu berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku. cermati dengan seksama aturan yang ada dan laksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan aturan tersebut” tegasnya

Bupati juga berpesan kepada panitia pilratin untuk cermat dan bijak dalam menghadapi permasalahan yang ada di lapangan, agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat. jangan malu dan ragu untuk meminta saran, masukan dan petunjuk kepada camat atau tim fasilitasi pilratin tingkat kabupaten.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan guna menjaga kondusifitas wilayah dalam penyelenggaraan pilratin serentak, maka camat agar selalu berkoordinasi dengan unsur muspika lainnya, untuk memonitor situasi dan kondisi wilayah serta melakukan langkah–langkah pengamanan yang diperlukan. 

“Dan kepada bakal calon saya berpesan agar dapat mengendalikan massa pendukungnya, mampu memberi contoh dan keteladanan kepada masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif, tidak memprovokasi pendukungnya untuk melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana dan mengganggu tahapan pilratin, dan menerima dengan ikhlas dan lapang dada, apapun hasil pemungutan suara nanti.“ tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar