BKKBN Lampung Gelar Workshop Siperindu Bagi Kabupaten/Kota

KBRN, Bandarlampung: Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Selasa(25/01/22) menggelar Workshop Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (SIPERINDU).

Pada kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Rudy Budiman, mengatakan, kegiatan Workshop SIPERINDU merupakan sebagai salah satu pengembangan model strategis pengendalian dampak kependudukan sebagai alat bantu peringatan dini pengendalian penduduk bagi pemerintah dan pemerintah daerah. 

Hal ini diperkuat dengan adanya Permendagri No. 22 tahun 2018 yang telah mengamanatkan penyediaan peringatan dini dampak kependudukan, yang kemudian maknanya diperluas menjadi peringatan dini pengendalian penduduk sebagai impmplementasi kebijakan pengendalian penduduk dalam perencanaan pembangunan.

Lebih lanjut Rudy menyampaikan Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 3 tahun 2020 tentang Urusan Pemerintahan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di daerah (Pasal 3 Bab II) disebutkan bahwa Pemanduan dan Sinkronisasi Kebijakan Kuantitas Penduduk, salah satunya dilaksanakan melalui Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Peringatan dini pengendalian adalah pemberitahuan mengenai timbulnya kejadian, dapat berupa permasalahan, maupun tanda-tanda lainnya yang terkait dengan pengendalian penduduk.  

Adanya peringatan dini pengendalian penduduk yang dibuat secara berjenjang dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan dapat mempermudah dalam pembuatan kebijakan yang tepat guna yang diinternalisasikan ke dalam perencanaan pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masayarakat lokal. 

"Dengan demikian, diperlukan suatu terobosan berupa sistem, metode dan alat bantu bagi pemerintah daerah untuk memberikan peringatan dini pengendalian penduduk, mengidentifikasi isu-isu kependudukan dalam melakukan analisis dampak kependudukan dan menyusun rencana tindak lanjut penanganan isu-isu kependudukan, hingga perencanaan pembangunan kependudukan di berbagai level pemerintahan," ujar Rudy.

Sementara itu Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk, Erismon, dalam laporannya mengatakan, ada beberapa tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan Workshop SIPERINDU ini, yakni  (1) menjelaskan tentang Aplikasi SiPERINDU, berikut semua fitur yang tersedia, (2) menjelaskan tentang Situasi Kependudukan mulai dari tingkat nasional, provinsi  dan kabupaten/kota, (3) memberikan kesempatan kepada Pemerintah Daerah (OPD Provinsi, Kabupaten dan Kota) untuk melakukan simulasi rekayasa situasi kependudukan dimasa mendatang, (4) Menyusun tindak lanjut berupa penyusunan rencana aksi Program Bangga Kencana dengan menggunakan baseline data hasil Pendataan Keluarga 2020 dan melalukan update data terbaru. (5) mendapatkan masukan untuk perbaikan Rancangan Aplikasi SIPERINDU dan rencana kebutuhan untuk pengembangan kedepan.

Dalam kegiatan tersebut hadir secara daring maupun luring sebagai pemateri antara lain Yosrizal selaku Koordinator Bidang Peringatan Dini Direktorat Analisis Dampak Kependudukan – BKKBN yang memberikan materi tentang Pelaksanaan Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk Tahun 2021, Trisnaningsih, Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Cabang Lampung dengan materi Analisis Rencana Aksi Program Bangga Kencana Berdasarkan Indikator Kependudukan, Mas’ud selaku Rifai Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung dengan materi Kebijakan Pembangunan Berwawasan Kependudukan dan Kebijakan dan Susanto (Penata Kependudukan dan KB Ahli Muda) dengan materi Panduan Penggunaan Aplikasi Siperindu.

Adapun yang menjadi peserta pada kegiatan tersebut antara lain pegawai Dinas PPPA Provinsi, BPS Provinsi Lampung, Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi kependudukan dan keluarga berencana di Provinsi Lampung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar