Korban Tenggelam Di Sungai Kedaton, Ahirnya Ditemukan Warga Sejauh 87 KM Di Way Umpu.

KBRN,Way Kanan : Korban Tenggelam Di Sungai Kedaton, Ahirnya Ditemukan Warga, Sejauh 87 KM Di Way Umpu.

Pencarian korban diduga hanyut tenggelam selama 3 hari membuahkan hasil, Korban hilang tenggelam atas nama Sumaidi 59 tahun warga kampung kedaton kecamatan Kasui kabupaten Way Kanan, akhirnya ditemukan oleh warga sejauh kurang lebih 87 kilometer mengapung di bawah jembatan sungai Way Umpu, Karang Agung Pakuan Ratu.

Diiketahui, korban hilang pada hari Rabu, tanggal 19 Januari 2022, sekitar pukul 16.00 Wib, saat Korban hendak pulang kerumah dari kebun dengan mengiring hewan peliharaan nya (sapi) sebanyak 3 ekor melintasi sungai.

Diduga  korban melintasi aliran sungai kedaton, yang saat itu debit air sedang naik, kemudian sekitar pukul 17.00 Wib, anak korban an. Firdaus menyusul ke kebun dan melihat sapi korban sudah di pinggiran sungai, namun Sumaidi sudah tidak ada.

Dan pada hari Sabtu, 22 January 2022,Seorang mayat mengapung ditemukan warga  di bawah jembatan Sungai Way Umpu kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu kabupaten setempat.

Misman warga kampung Karang Agung Penemu korban menjelaskan, dirinya menemukan mayat tersebut sekitar pukul 13:00 Wib sepulang dari kerja harian,begitu dirinya melihat ada mayat yang terapung kemudian dirinya memanggil warga lain untuk meminta tolong sampaikan kepada aparatur kampung dan pihak kepolisian.

Sementara itu,Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Way Kanan Hendri Syahri saat dikonfirmasi rri.co.id Senin,(24/01/2022) mengatakan,ketika mendapatkan informasi pihaknya langsung menghubungi pihak keluarga korban yang hilang dan menunjukkan photo serta ciri-ciri korban.

Guna memastikan identitas diri mayat mengapung tersebut, pihak kepolisian Polsek dan Puskesmas Pakuan Ratu, membawa mayat tersebut kerumah Sakit Umum Zainal Abidin Pagar Alam (RSUD Zapa) Way Kanan, untuk dilakukan autopsi dan hasil visum menyatakan benar.

Saat Pihak kepolisian, Puskesmas tiba Di RSUD Zapa,  mereka disambut oleh tim BPBD Way Kanan serta Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung (Basarnas Lampung) beserta keluarga korban hilang dikedaton Kasui, beruntung sang Anak An. Firdaus langsung mengenali bahwa itu orang tuanya yang hilang.

Kemudian jasad korban, dibersihkan lalu dibawa kerumah duka rencananya akan dimakamkan di kampungnya di Kedaton, Kasui.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar